Pemkab Sergai Klarifikasi Pemberitaan Keliru Terkait Program Daging Lembu Subsidi

Sei Rampah,
Untuk menghindari polemik berkelanjutan terkait program daging lembu subsidi, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) langsung memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan di media Tribun-Medan.com.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai H. Akmal, AP, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinas Kominfo Sergai, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (28/4/2022), mengungkapkan jika pihaknya beberapa waktu lalu melayangkan hak jawab/hak koreksi sebagai bentuk prosedur klarifikasi terhadap misinformasi dan kekeliruan yang dilakukan oleh wartawan dan media Tribun-Medan.com.
“ Kami menilai pemberitaan tersebut bersifat tendensius dan dapat membentuk atau menggiring opini negatif di tengah-tengah masyarakat untuk tujuan-tujuan tertentu. Hal ini karena wartawan yang menulis artikel tidak benar-benar memperoleh dan menyajikan data yang sesuai dengan fakta yang sebenarnya, hanya berdasarkan opini semata atau tidak cover both sides,” ucap Kadis Kominfo.
Akmal melanjutkan, pemberitaan tersebut juga dipublikasikan dengan klaim sepihak dan tidak menggambarkan fakta sebenarnya karena berdasarkan pernyataan sepihak hanya dari satu orang narasumber yang jelas tidak bisa mewakili atau merepresentasikan pendapat mayoritas ASN di Pemkab Sergai.
Apalagi, sebutnya, kompetensi ASN yang dijadikan narasumber sangat diragukan karena pernyataan yang disampaikannya banyak yang tidak sesuai dengan fakta atau keliru.
“ Kekeliruan pertama adalah dalam pemberitaan tersebut disebutkan jika program ini sebagai hasil “pungli”. Kata pungli di sini seakan-akan kegiatan ini dilaksanakan secara liar dan memaksa, padahal program ini dilaksanakan dengan prinsip sukarela dan bertujuan mendukung program pemerintah dalam pengendalian harga karena sudah menjadi hal rutin setiap tahunnya harga bahan pokok, termasuk daging sapi, mengalami kenaikan,” jelasnya.
Masih lanjutnya, informasi dalam pemberitaan tersebut terkait lokasi juga keliru karena peternakan yang menjadi tempat penitipan hewan ternak bukanlah milik Bupati atau Wakil Bupati, melainkan salah seorang warga Sergai yang berprofesi sebagai pengusaha peternakan penggemukan lembu “MJM Farm” bernama Babe/Aan.
“ Jadi kekeliruan ini membuat Pemkab Sergai lewat saya sebagai Juru Bicara menyatakan keberatan lewat Hak Jawab/Hak Koreksi kepada media Tribun-Medan.com dengan tembusan ke Dewan Pers. Alhamdullilah, dengan sangat cepat respons kami ini ditanggapi secara positif oleh pihak Tribun dengan memuatnya di media mereka sesuai prosedur yang terbit pada Rabu (27/4/2022) malam,” katanya.
Terkait dengan penggemukan lembu, Kadis Kominfo mengatakan Bupati dan Wakil Bupati menggagas program ini bekerjasama dengan peternak. Dari program penggemukan sapi ini, sebutnya, setiap bulannya sapi yang ada dapat bertambah gemuk antara 30 hingga 40 kilogram.
“ Ini tentu menjadi terobosan yang sangat baik bagi dunia peternakan di Sergai dan menghadirkan prospek cerah untuk waktu yang akan datang,” tandasnya. (Media Center Sergai).

Teks/Editor : Ardi / Rini Ry
Admin : Vivi

522 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *