Tanaman Tradisional bagi Masyarakat Melayu Sergai

(Bagian III)

Bunga Raya

Bunga Raya atau yang juga dikenal dengan kembang sepatu (Latin: Hibiscus Rosasinensis) merupakan bunga yang cantik dengan warna yang bermacam-macam, seperti merah, putih, pink, dan orange. Bunganya besar, keras, dan tidak berbau. Pohon bunga raya merupakan tumbuhan yang mudah ditanam dan dibudidayakan. Bunga raya biasanya ditanam oleh masyarakat Melayu Sergai di pekarangan rumah mereka.

Masyarakat Melayu Sergai menjadikannya sebagai salah satu tanaman obat yang dapat menghilangkan panas atau demam. Dalam khazanah bahasa Melayu, bunga ini terbagi dua yaitu: bunga raya merah dan bunga raya putih.

Dalam kehidupan sosial masyarakat Melayu Sergai setiap anak-anak yang demam dapat diobati dengan bunga raya merah dan bunga raya putih, karena kedua tanaman obat ini dipercaya bagi masyarakat Melayu Sergai dapat menghilangkan panas pada sakit demam. Tanaman bunga raya merah, yang dijadikan obat adalah daunnya. Daun bunga raya yang diremas-diremas di dalam semangkuk air hingga mengental.

Semakin lama daun bunga raya diremas maka air di dalam mangkuk semakin mengental. Kemudian air yang sudah mengental dan bercampur dengan daun bunga raya ini disapu-sapukan di atas kepala, yang disebut oleh masyarakat Melayu Sergai adalah “jaram”. Hal ini berguna untuk melenyapkan panas atau demam pada tatanan. Kebiasaan atau tradisi “jaram‟ masih digunakan di dalam kehidupan sosial dan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya. Waktu yang diperbolehkan untuk melakukan penjaraman sejak sore menjelang malam dan atau sampai pada pagi hari. Jika penjaraman dilakukan pada saat siang hari, masyarakat Melayu Sergai memercayainya sebagai sesuatu yang tidak baik bagi kesehatan.

Pohon bunga raya putih digunakan untuk mengobati panas atau demam dengan akarnya. Akar bunga raya putih ini diambil beberapa ikat. Kemudian akar ini direndam dengan air masak. Diamkan beberapa jam, setelah itu air rendaman tersebut diminum. Hal ini juga bisa dilakukan untuk mengobati penyakit cacar. Bunga raya adalah jenis tanaman yang lebih baik ditanam langsung di tanah, berbeda jika ditanam dalam pot, disebabkan jika ditanam di atas tanah pokoknya lebih besar dan bercambah.

Bunga Cina

Bunga Cina (Latin: Gardenia Augusta) diidentifikasi dengan bunganya yang bewarna putih dan sangat harum. Bunganya sangat harum, masyarakat Melayu Sergai menjadikannya sebagai salah satu tanaman obat yang berkhasiat untuk kesehatan dan juga penambah rasa pada daun teh. Bunga cina merupakan salah satu tanaman obat yang dipercaya oleh masyarakat Melayu Sergai memiliki khasiat yang baik.

Pada tanaman bunga cina, yang dijadikan sebagai obat adalah daun, akar, dan bunga. Akar dan bunga bunga cina berkhasiat sebagai pelancar haid. Pada daun bunga cina berkhasiat melenyapkan atau menghilangkan panas atau demam. Daun bunga cina yang diremas-diremas di dalam semangkuk air. Kemudian air yang sudah diremas-remas dan bercampur dengan daun bunga cina ini disapu-sapukan di atas kepala, yang disebut oleh masyarakat Melayu Sergai adalah „jaram‟. Hal ini berguna untuk mencabut penyakit panas atau demam pada tatanan dimensi biologis. Kebiasaan atau tradisi „jaram‟ masih digunakan di dalam kehidupan sosial, budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya.

Waktu yang diperbolehkan melakukan penjaraman sejak sore menjelang malam dan atau sampai pada pagi hari. Jika penaraman dilakukan pada saat siang hari masyarakat Melayu Sergai memercayainya sebagai sesuatu yang tidak baik untuk kesehatan. (Berbagai sumber / ISL).

6.141 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *