Profil Kecamatan Bintang Bayu

Kecamatan Bintang Bayu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan ibu kota Kecamatan di Desa Bintang Bayu. Tahun 1945 s/d 1963 merupakan bagian dari Kewedanaan Bedagai, yang mana kepala pemerintahannya disebut Asisten Wedana. Setelah kewedanaan dihapus maka pada tahun 1963 wilayah Bintang Bayu langsung dibawahi oleh Pemerintah Tingkat II Deli Serdang yaitu Kecamatan Kotarih. Pada tahun 2003 Kabupaten Serdang Bedagai terbentuk sesuai dengan Undang undang Nomor. 36 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Serdang Bedagai, di Propinsi Sumatera Utara.

            Selanjutnya sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor: 10 tahun 2006 tanggal 17 Oktober 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Pegajahan, Tebing Syahbandar, Sei Bamban dan Bintang Bayu. Wilayah Bintang Bayu yang sebelumnya masuk dalam wilayah Kecamatan Kotarih dimekarkan menjadi satu kecamatan.

            Bintang Bayu merupakan Kecamatan Perkebunan Sawit dan Karet. Batas-batas wilayah Kecamatan Bintang Bayu adalah sebagai berikut; sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Serbajadi, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Dolok Masihul, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Simalungun dan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kotarih. Luas wilayah Kecamatan Bintang Bayu adalah 95,586 km². Jarak dari Kecamatan ke Ibukota Kabupaten ± 35 km dan ke Ibukota Propinsi ± 70 km. Alamat Kantor kecamatan di Jalan Utama Nomor 1. Kecamatan Bintang Bayu membawahi desa-desa sebanyak 19 desa yaitu; Hutan Durian, Bandar Pinang Kebun, Bandar Pinang Rambe, Bintang Bayu, Siahap, Marihat Dolok, Pegajahan Kahan, Pegajahan Hulu, Bandar Negri, Sarang Giting Kahan, Sarang Giting Hulu, Ujung Negri Kahan, Ujung Negri Hulu, Panombean, Gudang Garam, Damak Tolong Buho, Kampung Kristen, Dolok Masango, Bandar Magodang.

            Ada 2 (dua) buah sungai yang mengalir di kecamatan Bintang Bayu yaitu Sungai Bah Kari dan Sungai Belutu. Juga terdapat 2 (dua) hutan yaitu Hutan Lindung Gudang Garam (300 ha) dan Hutan Lindung Damak Tolong Buho (700 ha), Kecamatan Bintang Bayu terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 10 Tahun 2006 Tanggal 17 Oktober 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Pegajahan, Kecamatan Sei Bamban, Kecamatan Tebing Syahbandar dan Kecamatan Bintang Bayu. Bintang Bayu berasal dari bahasa Simalungun berarti Bintang yang Indah. Awalnya bernama Bittang Bayu yang sekarang bernama Bintang Bayu. Bittang=Bintang; Bayu=Cantik Sekali. Bintang Bayu dapat juga berarti Bintang Baru

            Di Kecamatan Bintang Bayu ini terdapat sebuah lokasi tempat wisata bernama Alam Sari di Desa Siahap. Juga memiliki 2 lapangan sepak bola di Desa Dolok Masango dan di desa Bandar Pinang Fasilitas umum berupa sarana ibadah bagi masyarakat seperti masjid, mushola dan gereja. Dalam usaha memajukan pendidikan, di kecamatan ini juga tersedia sarana berupa sekolah-sekolah, meliputi Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta. Dalam bidang kesehatan sarana-sarananya meliputi Puskesmas, Poliklinik, Pustu, Polindes, Balai Pengobatan umum dan Puskesdes.

            Untuk kelancaran transportasi juga ada 2 jembatan sepanjang 83 m. Perkembangan sarana dan prasarana terus digalakkan dan hingga saat ini terus di gencarkan baik itu dari sisi jalan dan jembatan yang mulai terlihat mulus di beberapa bagian ruas jalan yang ada di Kecamatan Bintang Bayu.

            Saat ini kecamatan Bintang Bayu di bawah kepemimpinan Drs. Fitrianti, M.Si. yang baru saja dilantik, semoga di bawah kepemimpinan Ibu Fitrianti Kecamatan Bintang Bayu semakin lebih baik lagi dan akan ada pembangunan-pembangunan infrastruktur yang dapat memajukan desa dan perekonomian masyarakat tersebut….(sumber : Buku Serdang Bedagai kampung Kami/ISL).

3.704 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *