Seri Profil Kecamatan di Serdang Bedagai: Kecamatan Sipispis

Sipispis merupakan satu dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Secara geografis, kecamatan ini terletak di dataran tinggi, berbatasan langsung dengan Kabupaten Simalungun. Daerah perbatasan antara Sipispis dengan Simalungun ditandai dengan sebuah bukit dengan nama unik: Simbolon II. Bukit ini masuk dalam wilayah hutan lindung dan berada di Desa Meriah Nagur.

Ditilik dari sisi demografis, penduduk Sipispis sebagian besar adalah orang Simalungun. Dominan bermatapencaharian sebagai petani kebun dengan tanaman keras, seperti kelapa sawit dan karet. Perkebunan sawit lebih mendominasi dibandingkan dengan perkebunan karet dan kebun-kebun masyarakat lainnya. Selain itu, terdapat juga tanaman coklat dan pisang. Durian dan duku menjadi andalan daerah ini dan sudah sangat kesohor di seantero Sergai bahkan sampai kabupaten lain di Sumatera Utara.

Demikian juga, terdapat tanaman semusim seperti jagung. Kita juga bisa menemukan persawahan dengan tanaman padi, tapi jumlahnya minim.

Di Sipispis banyak ditemukan gudang sawit. Tandan Buah Sawit (TBS) dari kebun rakyat pada umumnya dijual di gudang sawit yang ada di Sipispis ini. Ada juga yang menjualnya lewat agen atau tauke dan langsung dijual ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Kota Tebing Tinggi. Sepertinya, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sipispis sangat tergantung dengan kestabilan harga sawit.

Sipispis terdiri dari 20 desa. Kalau dilihat dari kepadatan penduduk, Sipispis terkategori kecamatan yang luas dengan penduduk terbilang banyak. Desa-desa yang ada di Kecamatan Sipispis selain desa yang berada di areal perkampungan, juga terdapat desa-desa yang berada di dalam wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan. Ada beberapa perkebunan yang beroperasi di wilayah Sipispis baik perkebunan negara yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun perkebunan swasta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan juga Penanaman Modal Asing (PMA). Perseroan Terbatas (PT) Perkebunan Nusantara (PN) III Kebun Gunung Pamela, Kebun Gunung Monako dan Kebun Silau Dunia. Ketiganya berada di bawah Distrik Manajer Serdang 1 di Gunung Pamela Desa Buluh Duri. Selain itu, ada juga kebun swasta PMA yaitu PT. Bridgestone Kebun Nagaraja, dan kebun swasta lainnya.

Jika kita berkesempatan menyusuri seluruh pedesaan di Sipispis, mulai dari dataran tinggi sampai ke dataran rendahnya, maka yang pertama kali kita lewati berturut-turut adalah Desa Meriah Nagur, Rimbun dan Nagaraja. Ketiga desa ini tepat berada di kaki gunung Simbolon II. Areal desanya banyak ditanami sawit dan karet, milik masyarakat maupun swasta. Turun ke bawahnya, tentu akan mendapati Desa Parlambean, Tinokkah dan Nagur Pane. Desa Parlambean dan Desa Nagur Pane adalah desa perkebunan yang ada di area perkebunan PT. Bridgestone.  Sedangkan Desa Tinokkah merupakan desa yang wilayahnya berada di perkampungan. Di sekitar desa ini, juga banyak terdapat tanaman sawit dan karet.

Selain itu juga terdapat sungai yang mengalir dari Meriah Nagur melewati Rimbun dan Nagaraja, berlanjut masuk ke Desa Tinokkah. Akhirnya berakhir di sungai Bahbolon yang terkenal arusnya yang cocok dijadikan area rafting.

Terus berjalan kita akan dapati Desa Pispis yang bertetangga dengan Desa Bajadolok. Menuju ke kedua desa itu melewati Desa Marubun. Setelah melewati Desa Marubun, akan didapati Desa Serbananti dan Desa Bartong. Arung jeram sungai Bahbolon persis melewati kedua desa ini. Selanjutnya, diantara Desa Serbananti dan Bartong terdapat Desa Sipispis sebagai ibukota dan pusat pemerintahan Kec. Sipispis.

Setelah Desa Sipispis maka berjumpalah Desa Silau Padang dan Marjanji. Berikutnya sampailah ke Desa Buluh Duri dan Gunung Pane. Desa Buluh Duri adalah basecamp arung jeram sungai Bahbolon. Desa Buluh Duri saat ini juga telah mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan mengelola wisata arung jeram sungai Bahbolon.

Selanjutnya akan bertemu dengan Desa Gunung Monako. Setelah itu, masuk wilayah Desa Simalas dan Sibarau. Simalas merupakan desa perkampungan, sedangkan Sibarau sebagiannya berada di areal HGU kebun Gunung Monako dan sebagian lagi wilayah perkampungan.

Di ujung, paling terakhir sebagai penutup desa di Kec. Sipispis adalah Desa Damak Urat yang berada di wilayah perkampungan. Desa Damak Urat ini dikenal dengan produksi pisang barangan, karena banyak tanaman pisang sebagai budi daya masyarakat dan pisangnya dijual sebagai komoditi Sipispis. (Berbagai sumber/ISL)

5.684 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *