Tim Revitalisasi Budaya Lokal Sergai Kunjungi Kabupaten Agam

Agam, MCSerdangbedagai

Dalam rangka mengembangkan dan melestarikan budaya lokal serta menggali akar kebudayaan nusantara, Tim Revitalisasi Budaya Lokal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

Rombongan yang dipimpin oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman terdiri dari unsur Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Budaya (Pora Parbud) Sergai beserta tim kesenian, paguyuban Temu Kangen Bedah Budaya dan budayawan tersebut disambut hangat oleh Bupati Agam Ir. H. Indra Catri, M.SP didampingi Wakil Bupati H.Trinda Farhan Satria, ST, MT, Sekretaris Daerah (Sekda) Martias Wanto Maruhun beserta jajaran, para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat bertempat di gedung Dharma Satya IPDN Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (26/3).

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya mengapresiasi penyambutan yang meriah dari jajaran Pemkab Agam terhadap rombongan Tim Revitalisasi Kabupaten Sergai pada hari ini.

Dikatakan Bupati, kunjungan ini selain sebagai bentuk silaturahim, juga dalam rangka melestarikan budaya dan menggali akar kebudayaan nusantara, mengingat yang menjadi modal dan daya tarik wisata di setiap daerah adalah pelestarian dan penguatan suatu budaya yang ada di suatu daerah. “Hal ini yang dapat menunjukkan jati diri bangsa dengan ciri khas yang berbeda di setiap daerahnya, sebab setiap wisatawan yang datang tentu akan selalu mengingat ciri khas dari suatu daerah yang pernah mereka singgahi”, terang Bupati.

Sementara Bupati Agam Ir. H. Indra Catri, M.SP menyambut baik kunjungan silaturahim dan pelestarian budaya dari Pemkab Sergai hari ini. Dikatakan Bupati Agam bahwa terdapat banyak kesamaan kultur budaya antara Agam dan Sergai terutama dalam tari dan adat istiadat sehingga sangat menarik untuk terus dijaga dan dilestarikan.

Terkait pariwisata dan budaya, Indra Catri berharap agar dengan kunjungan ini dapat menjadi masukan dan nantinya berpotensi memajukan kedua daerah. “Jika sektor pariwisata dan budaya ini dikelola dengan baik bisa menjadi sektor penopang pemasukan bagi negara khususnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebab potensi wisata dan budaya suatu daerah memiliki ciri khas atau penonjolan karakteristik alam maupun sosio-kultural dan aspek lainnya”, pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan kolaborasi seni dan budaya khas kedua daerah seperti Tari Minang, Saluang jo Dendang, randai, silat tradisi, kesenian khas Agam berupa talempong, saluang dan sarunai gadang. Sementara dari Kabupaten Sergai mempertunjukkan pementasan Tari Serampang Duabelas, tari dua serangkai, zapin anak dara, tapsel kijom-kijom, wayang orang dan batak toba pidong gereja.

Pada kunjungan yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 26 s/d 27 Maret tersebut,  Bupati Sergai beserta Tim Revitalisasi Budaya, berkesempatan mengunjungi lokasi wisata Lobang Jepang, Bukit Cangang Kayu Ramang, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, serta melihat Rumah kediaman Bung Hatta, Wakil Presiden RI pertama yang juga pejuang Proklamator Kemerdekaan Indonesia.

PHOTO BERSAMA : Tim Revitalisasi Budaya Lokal Kabupaten Sergai photo bersama dengan tim kesenian Kabupaten Agam usai pertunjukan budaya bertempat di gedung Dharma Satya IPDN Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (26/3). Selain dalam rangka silaturahmi, kunjungan ini bertujuan melestarikan budaya lokal serta saling bertukar informasi terkait pengembangan pariwisata kedua daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *