Sergai Bersama Ulama dan Umaroh Bersatu Doakan dan Hantarkan Jamaah Calon Haji

SAMBUTAN : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman tengah menyampaikan sambutannya saat akan memberangkatkan jamaah calon haji asal Sergai menuju tanah suci Mekkah yang tergabung dala kloter 6 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Jum’at (27/7) malam. 

Medan, Setelah dilepas oleh Bupati Ir. H. Soekirman pada 26 Juli petang, 211 Jamaah calon haji yang tengah berada di Asrama Haji Medan dan tergabung dalam kloter 6 embarkasi Medan akan diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah, Jum’at (27/7) malam melalui Bandara Kualanamu Deli Serdang. Adapun daerah yang tergabung dalam kloter 6 selain Kabupaten Sergai adalah Kabupaten Karo sebanyak 32 jemaah, Langkat 40 jemaah, Labuhan Batu 101 jemaah serta ditambah dengan 5 orang petugas.

Selain Bupati Soekirman hadir juga Wabup Darma Wijaya yang merupakan TPHD Provsu,  Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM,  Ketua GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya TPHD Sergai,  Ketua DWP Ny Hj drg. Khairani Hadi Winarno, Kakan Kemenag Sergai,  Asisten Ekbangos H. Kaharuddin serta beberapa Kepala OPD.

Mengawali sambutannya Bupati Soekirman menyampaikan rasa syukurnya atas sarana dan prasarana dalam pemberangkatan haji tahun ini karena telah benyak mengalami perubahan terkait fasilitas seperti lampu-lampu menjadi lebih  terang dan sejuk serasa berada di tanah suci. Dalam keberangkatan kali ini turut serta Wabup Sergai Darma Wijaya beserta istrinya Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya yang akan berbaur dengan jemaah calon haji yang lain.

SERAHKAN BENDERA : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman tengah menyerahkan bendera kepada petugas TPHD jamaah calon haji menuju tanah suci Mekkah yang tergabung dala kloter 6 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Jum’at (27/7) malam.

 “ Kami Pemkab Sergai bersama ulama dan umaroh bersatu padu mendoakan serta menghantarkan bapak dan ibu sekalian  para jemaah calon haji sampai dikeberangkatan hingga terminal ini,  sebab pemerintah akan selalu ada untuk rakyatnya dan kami akan terus berupaya menghadirkan pemerintah ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.  Disampaikan Bupati bahwa rakyat,  pemerintah,  wilayah dan negara merupakan  syarat mutlak adanya Negara Indonesia. Indonesia tidak akan pernah ada jika tidak ada raknyatnya,  Indonesia itu tidak akan pernah ada jika tidak ada wilayahnya dan Indonseia itu tidak akan berjalan jika tidak ada pemerintahanya, karena kita adalah Indonesia.

” Jagalah nama baik bangsa,  jagalah bangsa Indonesia di mata dunia,  tunjukanlah bahwa kita bangsa yang beradat,  Indonesia tergolong umat Islam terbesar di dunia.  Semoga kita menjadi tauladan bagi diri sendiri,  orang lain atau sekitar,  bangsa dan dunia,” tukasnya. MC Sergai/vivi

233 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *