Pemkab Sergai Gelar Penyuluhan Penyelesaian Konflik Pertanahan

Sei Rampah,

Dalam rangka memberikan jaminan kepastian dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat secara adil dan merata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi negara pada umumnya dan ekonomi rakyat khususnya, perlu dilakukan penyelesaian konflik pertanahan,” kata Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dalam sambutannya yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan Umum Drs. Fajar Simbolon M.Si pada kegiatan Penyuluhan Penyelesaian Konflik Pertanahan Tahun 2019 yang digelar di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Rabu (11/12/2019).

Bupati Soekirman melalui Asisten Pemum mengingatkan jika selama kurun waktu 2004-2019 telah terjadi beberapa konflik pertanahan terkait antara masyarakat dan pihak perkebunan dengan rincian 21 konflik yang telah difasilitasi/dimediasi oleh Pemkab Sergai.

“Fakta bahwa Sergai merupakan daerah perkebunan,” tambah Bupati lagi, “yang hampir setengah dari luas wilayahnya adalah wilayah perkebunan, baik perkebunan yang diusahakan oleh negara dan maskapai swasta luar negeri dan dalam negeri, sehingga sangat rawan terhadap terjadinya konflik pertanahan antara masyarakat dan pihak perkebunan terkait terhadap kepemilikan tanah,” katanya.

Melalui penyuluhan penyelesaian konflik pertanahan ini, Bupati Soekirman berharap agar para Camat, Kepala Desa, dan Lurah dapat mengerti aturan pertanahan secara komperhensif,” harap Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sergai H. Dasril, SKM, M. Kes, saat menyampaikan laporan panitia menyebut tujuan pelaksanaan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang undang-undang keagrariaan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat Sergai.

Secara rinci Kadis Perkim juga menyebut ada tiga hal yang ingin dicapai lewat kegiatan ini yaitu memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum, menyediakan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. “Kami juga berharap lewat penyuluhan ini dapat terselenggara tertib administrasi pertanahan,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan sesi pemaparan dari empat narasumber. Keempat narasumber itu adalah perwakilan Polres Sergai Ipda Tri Pranata Purba yang membawa topik ketentuan hukum yang berkaitan dengan masalah tanah dan kewenangan penyidik Polri.  Kemudian hadir juga Sontian Siahaan, SH, CN yang mewakili Kanwil BPN Provinsi Sumut yang membawakan tema pemanfaatan lahan eks konsesi di Kabupaten Sergai.

Sementara Kepala BPN Kabupaten Sergai I Wayan Suadam A. Ptnh, SH, MH, secara khusus membawakan pemaparan mengenai penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan. Terakhir Wina Khairina yang merupakan Sekber Reforma Agraria Sumut memaparkan tema perihal mendorong reforma agrarian dari desa dan dimoderatori oleh Kabid Pertanahan Merry Sinamo, ST.

Hadir juga dalam kegiatan ini perwakilan Forkopimda Sergai, para Asisten, para Staf Ahli, Jajaran Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Sergai.(Mc/Sergai/Nurul)

27 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *