Sekdakab Apresiasi Inovasi Perpustakaan Genggam “Laper Buk-E ”

Sei Rampah,

Ketika banyak bidang kehidupan telah mengalamai digitalisasi, mulai dari urusan pangan hingga pemerintahan, tentu saja distribusi ilmu pengetahuan terutama budaya literasi harus mendapat perlakuan serupa. Hal tersebut yang jadi alasan Dewi Sulistriani, S.Sos, Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Pelestarian Bahan Pustaka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menjadikan perpusatakaan berbasis digital sebagai proyek perubahan pada diklat kepemimpinan TK. IV. Dalam paparan pada Diklat TK IV ini, Dewi Sulistriani, S.Sos berhasil meraih terbaik I tingkat Provinsi Sumut pada angkatan diklatnya yang diikuti oleh beberapa kabupaten/kota se-Sumut.

Aplikasi ini telah di launching oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum H Karno, SH, M.AP pada pembukaan ”Sergai Book Fair 2019”, Rabu (27/11/2019) yang lalu, di Dinas Perpusatakaan Kabupaten Sergai.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sergai H Zainal Abidin, S.Pd saat melakukan audensi dengan Bupati Sergai Ir H Soekirman diwakili Sekdakab H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP di ruang kerjanya Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (16/12/2019).

H Zainal Abidin mengemukakan bahwa, dinamai Laper Buk-E singkatan dari Layanan Perpustakaan Buku Elektronik, aplikasi ini bisa diunduh gratis dari gawai berbasis Android lewat layanan Google PlayStore dengan mengetik “laperbue” di kolom pencarian. Aplikasi ini, mudah diakses dan didesain dengan menggunakan tampilan menarik. Selain itu fitur membaca buku elektronik yang melekat dalam aplikasi ini mempermudah para pembaca mengunduh dan menikmati banyak koleksi buku yang tersedia.

Sedangkan Dewi Sulistriani,  menjelaskan bahwa kata “Laper” dan penyisipan alat makan sendok-garpu dalam logo bisa diartikan sebagai harapan jika budaya membaca dan literasi dapat jadi seperti “makanan” yang merupakan kebutuhan primer manusia. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka akan mengakibatkan rasa lapar dan di sinilah fungsi aplikasi Lapar Buk-E, yaitu memberi asupan bahan bacaan berkualitas yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

“Permasalahan ruang koleksi dan ruang baca di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sergai yang belum memadai dan kurang luas karena untuk koleksi yang berada di rak buku membutuhkan tempat yang lebar dan belum termanfaatkannya koleksi digital dan e-book,” ungkap Dewi.

Untuk proyeksi kedepan, Dewi berharap aplikasi ini dapat lebih digarap serius dengan penambahan koleksi buku dan melekatkan fitur-fitur baru yang akan semakin mempermudah akses ilmu pengetahuan dan dapat semakin menggalakkan semangat literasi di Kabupaten Sergai, harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sergai melalui Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP menyampaikan apresiasi terhadap inovasi perpustakaan “genggam” yang diciptakan oleh Dewi Sulistriani. Selain itu juga Sekdakab merasa bangga terhadap ASN di jajaran Pemkab Sergai yang telah berhasil meraih peringkat I tingkat Provinsi Sumut serta mampu membuat suatu inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

“Hendaknya prestasi ini dapat dikembangkan dan diimplementasikan secara berkesinambungan,” ujar Sekdakab. MC Sergai/vivi

355 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *