Sukses Turunkan Angka Kemiskinan, Pemkab Sergai Genjot Pengentasan Stunting

Sei Rampah,
Setelah sukses melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) penurunan kemiskinan di mana Pemkab Sergai mampu menekan angka kemiskinan menjadi 7,90%, dari target awal 8,4%, kini Pemerintahan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat menambah fokus untuk mengentaskan stunting, seperti yang ditargetkan Wakil Bupati Serdang Bedagi (Wabup Sergai) Darma Wijaya, SE, dalam sambutannya membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati Sergai, Rabu (18/12).

“Seperti kita ketahui bersama, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah usia 5 tahun (balita). Stunting mengganggu pertumbuhan fisik dan otak anak. Secara fisik anak stunting memiliki tinggi badan di bawah standar pertumbuhan anak normal seusianya,” jelas Darma.

Wabup juga menyebut salah satu target yang tertuang dalam 21 raihan RPJMD Kabupaten Sergai tahun 2016-2021 adalah menurunnya persentase stunting dari 28% menjadi 27,20% pada tahun 2021.

Walaupun sampai tahun 2020 Sergai belum menjadi daerah lokus stunting, lanjut Darma, namun angka 28% itu terbilang cukup tinggi. Kalau diumpamakan jika ada 10 anak maka hampir 3 orang dari mereka itu mengidap stunting. Untuk mengatasi stunting, Darma Wijaya punya saran terutama kepada para petugas Program Keluarga Harapan (PKH).


“Untuk para petugas PKH, jika para petugas telah mendapatkan laporan dari desa, diharapkan petugas dapat turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran dari data yang diperoleh. Kita yang harus mengawasi penyaluran bantuan kepada masyarakat.”

Terakhir untuk menangani stunting, Darma mengajak semua Petugas Bidan Desa untuk selalu mengecek dan mendata jumlah ibu hamil yang ada di zona tugas  masing-masing. Dengan tersedianya data dan jumlah ibu hamil tentu akan mempermudah dalam mengetahui asupan giji yang diberikan, kapan seorang ibu tersebut akan melahirkan serta pertolongan apa yang harus dilakukan, pungkas Wabup.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sergai Ir. Hj. Prihatinah, M.Si saat membacakan laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan jika latar belakang diadakannya kegiatan ini salah satunya merupakan respons dari semangat Presiden RI Joko Widodo yang getol membangun SDM sehingga perlu mempersiapkan generasi yang bebas stunting.

“Kami dari BAPPEDA telah melakukan berbagai  hal mulai dari pemuktahiran basis data terpadu, penanganan fakir miskin, program penanggulangan kemiskinan dan beberapa program fundamental lainnya semaksimal mungkin,” tutup Prihatinah.

Kegiatan ini menghadirkan pula jajaran kepala OPD, Tenaga Ahli Pendamping Desa Muliadi Siagian, para Kader Gizi yang menangani EPPGBM, para pendamping PKH, para Kader PPKBD Desa Kampung KB se-Sergai dan tamu undangan lainnya.(Mc/Sergai/Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *