Gugus Tugas Kembali Alirkan Bantuan ke Masyarakat Desa dan Guru Honorer

Sei Rampah,

Tidak bisa dipungkiri dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak hanya berkisar pada risiko kesehatan, namun juga mempengaruhi aspek ekonomi masyarakat. Hal tersebut membuat kehadiran Pemerintah di tengah-tengah masyarakat sangat berarti penting. Kenyataan itu disadari betul oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, saat turun langsung menyambangi warga di Dusun V Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah, Selasa (5/5/2020).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan H. Joni Walker Manik, MM dan Kepala Dinas Sosial, H. Ifdal, S.Sos M.AP, Bupati mendatangi kediaman Rita Boru Simatupang, warga Desa Pematang Ganjang, untuk menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai.

Kunjungan Bupati sontak memecah tangis haru Rita yang tidak menduga seorang Kepala Daerah hadir di rumahnya dengan membawa bantuan yang sungguh ia butuhkan di saat bencana seperti sekarang.

Dalam kesempatan itu, Soekirman juga menyempatan diri berbincang-bincang dan mendengar keluh kesah warga yang ia kunjungi sambil memberi penghiburan dan motivasi.

“Benar-benar tidak menyangka Bapak Bupati bisa hadir hari ini ke rumah saya. Saya sangat terharu dan berterima kasih atas seluruh bantuan yang diberikan. Ini besar sekali artinya bagi saya yang berstatus sebagai janda dan memang sedang dalam kondisi prihatin secara ekonomi,” kata Rita.

Bupati menyebut, kunjungan ke rumah warga yang ia lakukan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sergai terhadap kondisi masyarakat pasca ditetapkannya pandemi Covid sebagai bencana nasional.

“Tidak hanya menghimpun donasi dari berbagai pihak, Posko Gugus Tugas juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat Sergai yang terdampak bencana, terutama masyarakat pra-sejahtera. Pemkab Sergai berusaha semaksimal mungkin bertindak dan mengimplementasikan kebijakan yang melindungi segenap warga di Tanah Bertuah Negeri Beradat,” pungkasnya.

Selain Rita, Bupati juga mengunjungi dan memberi bantuan serupa ke kediaman 2 orang warga Desa Pematang Ganjang.

Bupati Sergai Juga Dukung Perjuangan Guru Honorer

Di hari yang sama Pemkab Sergai juga berikan bantuan kepada Guru Honorer Non-Kategori berusia 35 Tahun ke atas yang berdomisili di Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Dolok Merawan dan Sipispis. Para Guru ini tergabung dalam kelompok GTKHNK 35+ Kabupaten Sergai.

Pada sambutannya, Bupati secara khusus menyoroti usaha para Guru Honorer untuk memperjuangkan kesejahteraan profesi, salah satunya untuk mengubah status mereka menjadi PNS. Ia juga mengungkapkan rasa haru saat menyaksikan surat rekomendasi yang ia pernah tandatangani untuk membantu gunu Honorer memperjuangkan haknya ke pemerintah pusat, ternyata diperlakukan begitu istimewa oleh kelompok GTKHNK 35+. “Begitu banyak surat yang sudah saya tandatangani, namun baru kali ini saya melihat surat yang berbubuh tanda tangan saya sampai dilaminating. Itu membuktikan begitu berartinya proses panjang memperjuangkan kesejahteraan para Guru Honorer.”

Bupati mengenang kembali, dirinya pernah merasakan pengalaman menjadi seorang tenaga pendidik sehingga memahami betul perjuangan para Guru Honorer. “Dari pengalaman sebagai seorang gurulah saya kemudian mengenal masyarakat, mendapat pengalaman berharga, dan jadi salah satu pondasi yang membentuk diri saya yang sekarang. Jadi saya bisa katakan, perjuangan para Guru Honorer ini sebagai gerakan moral yang murni untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan.”

Ia mendukung penuh agar Guru Honorer mendapat status PNS atau minimal menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Hal yang sama pernah terjadi dengan posisi Sekretaris Desa yang kini sudah berstatus sebagai PNS. Mari berdoa dan berjuang agar hal yang sama akan berlaku bagi para Guru Honorer,” pungkasnya.

Kadis Pendidikan, Drs. Joni Walker, MM, yang juga ikut hadir dalam penyerahan bantuan, merinci jika bantuan diberikan  kepada 39 orang Guru Honorer yang berdomisili di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Tebing Tinggi sebanyak 12 orang, Tebing Syahbandar 12 orang, Dolok Merawan 11 orang dan Sipispis 4 orang.

“Apresiasi dan bantuan ini diberikan oleh Bupati Soekirman salah satunya, seperti yang beliau kisahkan, karena ia pernah berprofesi di bidang pendidikan juga. Makanya segala kegiatan pendidikan selalu dihadiri dan diperhatikan oleh Pemkab Sergai. Kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh Bupati Soekirman sangat kami hargai, namun niat untuk memperhatikan para Guru Honorer adalah hal yang paling berarti,” terangnya.

Sementara itu, Ketua GTKHNK 35+ Parida Mariatua Harianja menanggapi Bupati yang begitu concern terhadap perjuangan para Guru Honorer. “Mulai dari kehadiran kami yang diterima dengan baik oleh Bupati dalam hal memperjuangkan GTKHNK 35+ dan kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya rekomendasi yang kami bawa ke pemerintah pusat dalam rangka memperjuangkan hak-hak kesejahteraan kami sebagai Guru Honorer, menunjukkan bagaimana perhatian Bupati yang sangat tinggi kepada kami. Sampai sekarang surat rekomendasi ini kami simpan dan dilaminating. Kami sebut surat ini sebagai “Garuda Emas” bagi perjuangan kami. Kami akan bawa “Garuda Emas” ini hingga ke DPD dan DPR RI agar dapat membantu perjuangan kami, dan jika dapat terwujud, kami akan selalu ingat, berkat “Garuda Emas” inilah perjuangan kami dapat tercapai,” tutupnya.

Hadir dalam penyerahan bantuan ini Kadis Sosial H. Ifdal, S.Sos, MAP, Sekretaris Dewan Pendidikan Abdul Firman, S.Pd, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tebing Tinggi Nurhayati, Kecamatan Tebing Syahbandar Drs. Edison Manurung, Kecamatan Dolok Merawan Sugiono, Kecamatan Sipispis Rambah, Kecamatan Tanjung Beringin Henci Siregar, serta guru-Guru Honorer GTKHNK 35+. (MC/Sergai/Ardi)

324 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *