Taman Edukasi Bantaran Sungai Diharap Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Sergai

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman menyampaikan rasa kebanggaan atas kekompakan yang telah menyatukan niat untuk mencerdaskan bangsa, juga sekaligus meningkatkan nilai religius serta kecintaan terhadap sungai, ujar Bupati saat menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Taman Edukasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai di Bantaran Sungai Rampah Kecamatan Sei Rampah, Kamis (11/6/2020).

Menurut informasi dari Himpunan Pramuwisata Indonesia, lanjutnya,  bahwa turis luar negeri khususnya yang berasal dari Swiss lebih menyukai mendatangi lokasi seperti daerah Tangkahan sungai seperti di Bahorok dan Langkat untuk melihat Gajah atau Orang Utan. Pertanyaannya adalah jika wisatawan berkunjung ke Sergai, mereka akan melihat apa?.

” Saat ini jalan menuju Sei Rampah sudah banyak, melalui jalan tol maupun beberapa jalur alternatif lainnya seperti jalur Kereta Api Pariwisata yang merupakan kerjasama Pemkab Sergai dengan PT KAI,” ungkapnya

Bupati mengisahkan, konon katanya pada zaman dahulu Sungai Rampah ini adalah jalur laut perdagangan internasional tempat para pedagang mancanegara mencari rempah-rempah terbaik, makanya disebut sebagai Sungai Rampah. Jika dilihat bangunan tua disekitar kota Rampah ini mirip dengan daerah wisata sungai lainnnya didunia. Dan hal ini memiliki nilai jual yang sangat baik untuk dikembangkan secara profesional untuk menarik minat wisatawan untuk datang,” kisahnya.

Soekirman berharap, setelah 16 tahun berdirinya Kabupaten Sergai menjadi rennaisance atau kembalinya kejayaan daerah kita ini seperti mengangkat batang terendam. ” Saya bergembira dan bersyukur dengan kegiatan hari ini, cara ini bukan inisiatif pemerintah saja, ini hanya peluncur, pelincir dan pelancar Dinas Pendidikan bersama dengan BNI, dan yang pokok dan utama di sini hari ini adalah komunitas masyarakat Sungai Rampah.

Hari ini berkat kerjasama semuanya dari masyarakat, Pemkab dan perbankan membuat bangkitnya Sungai Rampah ini.,” imbuhnya.

Dalam hal pengelolaan Sungai Rampah ini, Bupati berpesan empat hal, yang pertama adalah ilmu. Bahwa dengan ilmu kita dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa sungai bukanlah tempat membuang sampah. Juga dengan ilmu kita dapat menyampaikan kepada masyarakat luas tentang keunggulan pariwisata yang kita miliki.

Kemudian yang kedua adalah Iman, disebelah sungai ini terdapat Masjid. Iman menjadi bagian yang penting karena dalam Kitab Umat Beragama serta sejarah peradaban manusia terdapat sungai dan semakin banyak orang beriman yang terlibat dalam komunitas ini maka akan semakin baik sungia tersebut. Sedangkan yang ketiga, rasa Cinta sebagai pemersatu kita untuk hadir disini. Kalau tidak ada rasa cinta kepada sungai, maka kita tidak akan hadir disini untuk menunjukkan kepedulian.

Kemudian yang keempat, mengurus sungai itu harus Jujur. Kejujuran ini akan banyak melahirkan orang-orang yang baik. Bupati meminta orang-orang yang baik untuk bersatu memikirkan alam dan lingkungan. Orang-orang yang baik harus bersatu memikirkan sungai Rampah ini agar dapat memakmurkan masyarakat.

” Bawalah pengelolaan sungai tersebut untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat yang ada di Sergai yang kita cintai ini.

Dan semuanya itu mulai dari Ilmu, Iman, Cinta dan Jujur harus dikerjakan secara gotong royong. Hal ini saya lihat sudah terwujud dengan berkumpulnya kita hari ini dan ini kelak akan menjadi kenang-kenangan kita sampai tua nanti. Dengan taman edukasi ini saya yakin daerah ini akan menjadi destinasi wisata unggulan Sumut, tentunya dengan bantuan rekan-rekan jurnalis untuk mengabarkannya keseluruh dunia,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Effendi Simanjuntak dari BNI Sei Rampah mengapresiasi kepada Bupati beserta jajaran Dinas Pendidika serta Komunitas Sungai Rampah dengan kegiatan hari ini. Kami selaku pihak Perbankan mendukung kegiatan edukasi melalui proposal yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan guna mewujudkan Taman Edukasi ini.

Pembuatan taman edukasi ini mengundang decak kagum Effendi. ” Dengan konsep yang luar biasa pembangunan taman edukasi ini yang bukan merupakan suatu kebetulan jika kita lihat taman edukasi bersanding dengan Masjid dan Sungai. Konsep ini saya yakin akan berfungsi secara positif bagi komunitas yang ada serta meningkatkan nilai religius, minat membaca serta kepedulian terhadap sungai bagi masyarakat sekitar bahkan dari luar daerah,” akunya.

Effendi Simanjuntak juga berharap sinergitas yang telah berjalan selama ini dan saya berharap dapat terus ditingkatkan dengan hal-hal yang lebih besar kedepannya.

Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik, MM mengutarakan bahwa motivasi kegiatan hari ini digelar dipinggir sebagai halaman depan sungai adalah agar bersama-sama kita melihat kondisi serta menumbuhkan kepedulian terhadap sungai khususnya Sungai Rampah ini.

Joni mencetitakan, ide pembangunan taman edukasi ini terinspirasi dari saat Bupati yang mengajak beberapa OPD berkunjung ke Banjarmasin beberapa waktu yang lalu, bertepatan dengan kegiatan Kongres Sungai Nasional. Kemudian kami tindaklanjuti dengan mengajukan proposal yang ditujukan kepada pihak BNI, yang Alhamdulillah disambut dengan sangat baik oleh BNI.

” Hal ini memang kita mulai dari hal yang kecil, namun semua hal yang besar berawal dari hal yang kecil serta memberikan manfaat kepada pemberdayaan dan menjadikan anak-anak menjadi lebih baik. Sebab memang jalan sepuluh ribu langkah itu dimulai dari satu langkah. Kedepannya kami memproyeksikan akan dibangun taman edukasi ini ditempat-tempat lainnya agar dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Semoga niat baik kita untuk mencerdaskan bangsa diizinkan oleh Allah SWT dan mendapat dukungan dari masyarakat luas guna mewujudkan Kabupaten Sergai yang Unggul, Inovatif dan Berkelanjutan,” tandas Joni.

Sementara itu Ketua Komunitas Sungai Rampah, Nazaruddin menyebut, Sungai Rampah ini pada awalnya menyatu dengan Sungai Bedagai sebagai satu aliran pada zaman dahulu sebagai daerah perdagangan rempah-rempah antar negara.

” Kami berharap seluruh elemen masyarakat bersinergi menjadikan sungai sebagai objek wisata seperti daerah lain yang mengandalkan sungai sebagai pariwisata unggulan. Saya optimis jika kita bersatu dan saling mendukung, maka sungai ini akan dapat menjadi tujuan wisata yang mampu mendatangkan devisa bagi daerah yang kita cintai ini,” ujarnya dengsn yakin.

Pada kegiatan tersebut Bupati menyerahkan buku-buku untuk memperkaya koleksi taman edukasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai.

Hadir juga dalam acara, para Asisten, Kepala OPD, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, Sekretaris Dewan Pendidikan Abdul Firman Kusin, Ketua Komunitas Sungai Rampah Nazaruddin Lubis, Pimpinan TMC Medan Taslim Moeis, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan, Kepala Sekolah SD/SMP, serta para undangan. MC Sergai/Vivi/rini

590 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *