Tatap Muka Dengan Kelompok Tani, Bupati Sergai Apresiasi Sikap Gotong Royong Masyarakat

Bandar Khalifah,

Sebagai upaya dalam membangun daerah, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini, haruslah diperhatikan secara menyeluruh serta memperbaiki keturunan kita. ” Dalam pembangunan itu ibarat memasak kue, tidak bisa hanya memberi panas atau memanggang dari bawah saja, namun juga butuh panas dari atas. Demikian juga kami sebagai Pemerintah bersama Legislatif, butuh dukungan dan peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat dengan dukungan, saran dan masukan agar program pembangunan daerah dapat berjalan dengan lancar dan merata,” kata Bupati Sergai Ir H Soekirman saat melakukan Tatap Muka dengan Kelompok Tani Desa Gelam Sei Serimah, bertempat di Dusun Barisan Panjang Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kamis (16/7/2020).

Bupati Sergai mengapresiasi aspirasi masyarakat yang ada di desa ini. Perlu juga disampaikan, bahwa pembangunan itu dimulai dari usulan tingkat dusun, berjenjang hingga musyawarah desa dan terus ketingkat selanjutnya pada tahap Musrenbang Kabupaten. Dari usulan pembangunan tersebut kemudian akan ditindaklanjuti dengan pembangunan infrastruktur dan pendukung lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.

” Itulah sebabnya, target pembangunan belum semuanya dapat direalisasikan dan harus bergantian pelaksanaan pembangunannya.

Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh masyarakat disini khususnya tetap bergotong royong meski dengan kondisi infrastruktur yang ada seperti yang bersama kita tinjau hari ini,” katanya.

Bupati berharap agar usulan dari masyarakat ini dapat segera direalisasikan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak seperti perbaikan tanggul dan jalan, sehingga perekonomian masyarakat bagus dan meningkat, karena jika ekonomi bagus, maka masyarakat akan sejahtera.

Soekirman menyebut saat ini kondisi Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat telah beralih dari Zona Merah menjadi Zona Orange terkait Covid-19. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar tidak salah menilai tentang New Normal. Bahwa New Normal tersebut adalah aktivitas perekonomian kembali berjalan normal, namun dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari, pungkas Soekirman mengakhiri sambutannya.

Sedangkan Tokoh Masyarakat L. Sijabat menyampaikan bahwa masyarakat desa tetap semangat bergotong royong dan bahu membahu meski dalam keadaan keterbatasan infrastruktur yang ada. ” Seperti halnya saluran irigasi, saat ini kondisi tanggul jebol namun masyarakat bahu membahu mengairi sawah dengan memompa air dari sumber terdekat.

Melalui pertemuan ini kami menyampaikan beberapa aspirasi kepada Bupati khususnya perhatian kepada para petani menjaga kestabilan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat L. Sijabat mengutarakan, hal mendasar dalam permohonan dalam pertemuan tersebut adalah tentang perbaikan tanggul, pengorekan saluran pembuangan, jalan usaha tani, serta peningkatan infrastruktur jalan. ” Permohonan kami ini juga telah diajukan melalui Musrenbang tingkat dusun dan desa untuk kemudian ditindaklanjuti hingga tahap selanjutnya. Kami tetap akan terus mendukung keberlanjutan program pembangunan pemerintah serta wacana new normal untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hadir juga dalam acara, Kadis Pertanian Radianto Panjis SP MMA, Kadis Ketahanan Pangan Ir. Aliuddin SP, M.Si, Gapoktan, Poktan, P3A, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta masyarakat sekitar. MC Sergai/vivi/rini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *