Bertambah 15, Warga Sergai Sembuh Covid-19 jadi 196 Orang

Sei Rampah,

Walau pandemi belum berakhir di Tanah Bertuah Negeri Beradat, progres percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tetap menunjukkan hasil yang baik. Hal tersebut seperti disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai, Selasa (24/11/2020).

“ Kita patut bersyukur proses penanganan pandemi di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat  menunjukkan hasil yang menggembirakan yang dibuktikan dengan pertambahan jumlah warga kita yang berhasil survive dan dinyatakan sembuh dari virus corona,” kata Akmal.

Hal ini, sebut dia, kembali terbukti pasca informasi yang didapatkan pihaknya pada 22 November lalu terkait kesembuhan 15 warga dari infeksi Covid-19. Kelimabelas warga tersebut, kata Akmal, berasal dari beberapa Kecamatan dengan jumlah tertinggi berasal dari Tebing Tinggi.

“ Tercatat, seluruhnya berasal dari 7 Kecamatan berbeda. Dari Kecamatan Tebing Tinggi ada 6 warga dengan rincian identitas yaitu inisial YSH (Pr, 15), DS (Pr, 49), LS (Pr, 32), FSS (Lk, 35), SH (Lk, 54), dan terakhir LS (Pr, 32). Lalu dari Pantai Cermin ada 3 warga yaitu inisial NJ (Pr, 26), AA (Lk, 24) dan WRL (Lk, 26). Kemudian 2 warga berasal dari Kecamatan Perbaungan yaitu inisial SI (Lk, 32) dan YP (Lk, 46). Kemudian berturut-turut sebanyak 1 orang yang berasal dari Kecamatan Serbajadi inisial SNZL (Pr, 17), Kecamatan Sei Rampah inisial DTS (Pr, 43), Kecamatan Pegajahan inisial MC (Lk, 29) dan terakhir NH (Pr, 39) yang merupakan warga Sei Bamban,” rincinya.

Kasus Positif Bertambah 17, Satu di Antaranya Meninggal Dunia

Dalam kurun waktu 18 sampai 22 November, Akmal menginformasikan kasus konfirmasi Covid-19 di Sergai juga masih terjadi.

Ia merunut, pada tanggal 18 November, 1 orang warga Sei Rampah inisial ASB dilaporkan positif Covid-19. Esoknya, hal yang sama kembali terjadi. Kali ini, dirinya menyebut jumlah korban bertambah 3 orang yang berasal dari 3 kecamatan berbeda dengan identitas SH (Lk, 43) asal Sei Bamban, M (Pr, 32) dari Perbaungan dan terakhir VAL (Pr, 23) yang merupakan warga Pegajahan.

Jubir Satgas Covid-19 Sergai melaporkan, korban juga masih bertambah pada tanggal 20 November ketika 3 orang warga dikabarkan terjangkit Covid-19, dengan identitas inisial EN (Pr, 27) warga Tebing Tinggi, RS (Pr, 48) dari Pegajahan dan Z (Pr, 66) adalah warga Sei Rampah.

“ Lonjakan korban berlangsung pada Minggu (22/11) yang ditandai dengan kasus konfirmasi yang dialami 10 warga Sergai, yang mana salah satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Kesepuluh korban tersebut berasal dari 5 Kecamatan berlainan. Pertama inisial JS (Pr, 38) dan J (Pr, 48) asal Sei Bamban, lalu inisial BAL (Lk, 24) dan MAT (Lk, 25) yang berdomisili di Sei Rampah. Selanjutnya inisial BN (Lk, 55) dan PYP (Pr, 55) yang tercatat beralamat di Teluk Mengkudu. Kemudian inisial AM (Pr, 24) asal Dolok Masihul,” paparnya, sambil menambahkan 1 warga yang meninggal dunia adalah inisial N (Pr, 61) yang merupakan warga Pegajahan.

Akmal menyebut, korban meninggal dunia saat mendapat perawatan di RS Grand Medistra Lubuk Pakam dan langsung dimakamkan sore harinya dengan protokol pemakaman Covid-19. “ Tentu, ini merupakan duka bagi Kabupaten Sergai. Mewakili Satgas Covid-19, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Kami juga berharap, berusaha dan berdoa agar ini menjadi kasus kematian terakhir di Sergai,” sebutnya lagi.

Perkembangan yang terjadi ini, sebut Juru Bicara Satgas Covid-19, membuat total keseluruhan warga Sergai yang positif Covid-19 menjadi 248 kasus dengan rincian 196 orang telah sembuh, 41 orang positif Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di RS rujukan dan 11 (sebelas) orang warga meninggal dunia.

Akmal pun meminta, warga tetap menjalankan protokol kesehatan dalam situasi adaptasi kebiasaan baru. “Tetap terapkan 3M dengan disiplin yaitu gunakan masker saat beraktivitas, cuci tangan dengan benar pakai sabun dan jaga jarak fisik untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi,” tandasnya.(Mc/Sergai/Nurul/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *