Tutup Tahun 2020, Sebaran Covid di Sergai Ada di Zona Orange

Sei Rampah,

Menutup tahun 2020, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) lewat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masih terus berjuang menghadapi tantangan pandemi yang belum juga berakhir. Seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat ditemui di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sei Rampah, Jumat (31/01/2020), data terakhir yang ia terima dalam kurun waktu 26 sampai 29 Desember 2020, angka kesembuhan mengalami penambahan yang sangat signifikan, walaupun di saat bersamaan warga Sergai terpapar Covid juga mengalami peningkatan.

“Dapat saya rincikan, pada tanggal 26 Desember 2020 ada 6 warga kita yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan/atau isolasi mandiri. Keenam warga ini berasal dari 4 Kecamatan yang berbeda. Identitasnya yaitu MDP inisial (Lk, 3), RS (Pr, 57) dan DAS (Pr, 30) asal Kecamatan Tebing Syahbandar, kemudian SS (Pr, 6) warga Perbaungan, RAN (Lk, 41) asal Sei Rampah dan terakhir SM (Pr, 40) yang berdomisili di Kecamatan Silinda,” paparnya.

Akmal melanjutkan pada tanggal 29 Desember 2020, bertambah lagi warga Sergai yang sembuh dari virus Corona. Kali ini jumlahnya sebanyak 12 orang. Kedua belas warga tersebut berasal dari 5 kecamatan berbeda dengan rincian 5 orang asal Sei Rampah yaitu inisial NF (Pr, 23), IA (Lk, 34), AN (Pr, 6), S (Lk, 52) dan FH (Pr, 39), 4 orang dari Kecamatan Teluk Mengkudu yaitu inisial WOP (Pr, 14), SPS (Pr, 36), GTP (Lk, 21) dan DMP (Lk, 19) serta masing-masing satu warga asal Dolok Masihul inisial YK (Lk, 22), asal Perbaungan inisial SPS (Pr, 33) dan inisial S (Lk, 50) asal Tebing Syahbandar.

“Sedangkan untuk warga kita yang dinyatakan positif Covid juga ada 12 orang yang berasal dari 5 kecamatan berbeda. Rinciannya, 4 orang Sei Rampah yaitu inisial H (Lk, 50), MT (Pr, 16), KB (Pr, 46) dan HT (Lk, 48). Lalu ada 4 orang yang berdomisili di Teluk Mengkudu yaitu inisial DAPT (Pr, 23), MNHN (Lk, 21), IJN (Pr, 18) dan M (Pr, 39). Selanjutnya 2 orang warga Perbaungan yaitu inisial AW (Lk, 19) dan DM (Pr, 49) dan terakhir masing-masing 1 warga asal Pantai Cermin inisial FK (Pr, 24) dan INW (Pr, 36) asal Sei Bamban,” tuturnya.

Dengan situasi yang terjadi, Akmal menyebut sampai akhir tahun 2020 sudah ada 343 kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sergai dengan rincian 250 warga sudah dinyatakan sembuh, 77 orang sedang menjalani perwatan dan/atau isolasi mandiri serta 16 orang meninggal dunia.

Perkembangan ini, jelasnya lagi, menempatkan Kabupaten Sergai ada dalam zona orange di akhir tahun 2020. “Merujuk pada data di sistem covid19.go.id/peta-risiko, pelabelan zona tersebut didasarkan pada hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah. Ada pada zona ini menunjukkan jika Kabupaten Sergai ada pada risiko sedang dengan penyebaran tinggi dan potensi virus tidak terkendali. Kita tentu akan terus berdoa dan berusaha untuk menanggulangi tantangan ini dengan menggiatkan sinergitas dan menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta melakukan jaga jarak (physical distancing),” tandasnya.(Mc/Sergai/Nurul/Rini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *