Pemkab Sergai Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19

Sei Rampah,

Adanya program vaksinasi merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam menjamin kesehatan rakyat Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman saat mengikuti gelaran simulasi vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (18/01/2021).

“ Ini merupkan hal yang patut diapresiasi karena Kepala Negara Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo sudah lebih dahulu menjadi orang-orang pertama yang menerima vaksin. Hal yang sama juga dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi, yang menjadi orang pertama di Sumut yang menjalani prosedur vaksinasi,” jelas Soekirman sembari menambahkan jika dirinya yakin tidak akan ada pemerintahan yang akan mencelakakan rakyatnya sesuai dengan UUD 1945 yaitu pemerintahan wajib melindungi segenap rakyatnya.

Bupati juga secara khusus meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pro aktif dalam memberikan informasi yang valid kepada masyarakat agar kabar dan berita HOAX dapat bersama-sama diredam dan disikapi dengan bijaksana.

“ Dengan dididik, maka orang kemudian akan dapat mengurus dirinya sendiri untuk selalu sehat. Di dalam vaksinasi ada istilah KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi seperti vaksinasi cacar dan polio yang sejak kecil kita sudah mengalaminya. Reaksi demam biasa ada setelah vaksinasi karena hal tersebut adalah proses penyesuaian kondisi tubuh terhadap vaksin. KIPI ini sangat perlu diinformasikan dan disosialisasikan agar tidak terjadi penyalahan dan hoax yang dapat saja disalahartikan oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan agar seluruh pihak ikut mendukung pelaksanaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Sergai dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terhindar dari virus mematikan tersebut.

“ Hari ini Alhamdulillah Allah SWT telah memberikan jalan-Nya melalui para ilmuwan di dunia sehingga telah ditemukan vaksin Covid-19. Paling tidak hal ini menjadi suatu harapan, bahwa Covid-19 sudah ada penangkalnya. Kerjasama dengan semua pihak termasuk MUI dan tokoh-tokoh agama di Kabupaten Sergai sangat penting agar dapat menyampaikan hal yang positif dan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat agar terlindungi dari Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Sergai dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes menyampaikan kegiatan hari ini adalah Simulasi Vaksin Covid-19 Kabupaten Sergai dirangkai dengan penyerahan mobil ambulans 119 dan Mobil Promosi Kesehatan. Dia menerangkan, untuk vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sergai dalam hal ini vaksin yang disiapkan adalah Sinovac sejumlah 1.690 dosis vaksin untuk tahap ini. Selanjutnya tahap pemberian vaksinasi akan dilaksanakan kepada masyarakat Kabupaten Sergai pada Bulan Februari 2021 ditandai dengan pemberian vaksin kepada Kepala Daerah beserta jajaran serta Forkopimda dan unsur terkait lainnya.

“ Hal ini adalah untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin aman dan halal serta sangat penting bagi kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Untuk kesiapan penyimpanan vaksin tersebut, Pemkab Sergai melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan ruang yang dilengkapi dengan lemari pendingin (freezer) khusus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk penyimpanan vaksin tersebut,” tuturnya.

Dalam hal pelaksanaan vaksinasi, dr. Bulan meneruskan, nantinya seluruh puskesmas akan dilibatkan termasuk juga di Dinas Kesehatan. Dalam hal pelaksanaan program Vaksinasi ini dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk turut membantu mensosialisasikan hal positif tentang program Vaksinasi Covid-19 ini, serta tidak mempercayai berita bohong yang beredar selama ini tentang vaksin Covid-19 guna membantu tercapainya tujuan bersama yaitu terbebas dari pandemi Covid-19 ini serta memberikan stigma positif bahwa vaksinasi Covid-19 ini bukanlah hal yang membahayakan kesehatan manusia.

“ Selanjutnya pada kesempatan ini juga kegiatan dirangkai dengan penyerahan mobil ambulans 119 dan Mobil Promosi Kesehatan. Kedua unit mobil ini memiliki fungsi yang berbeda terutama mobil ambulance 119 yang dilengkapi dengan peralatan kesehatan khusus penanganan pasien Covid-19 sesuai standar yang berlaku seperti pompa jantung, oksigen serta EKG. Kami memilih unit kendaraan yang besar agar dalam penanganan pasien dapat lebih leluasa melakukan aksi pertolongan pertama pasien dengan peralatan yang mendukung lainnya.

Selain itu mobil ambulance 119 ini nantinya dapat juga digunakan untuk penanganan pasien sakit, kecelakaan dan lainnya jika diperlukan,” papar dr. Bulan sambil menambahkan kalau Mobil Promosi Kesehatan akan berguna sebagai sarana sosialisasi keliling kepada masyarakat tentang pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sangat penting terlebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

Di kesempatan yang sama, Dandim 0204/DS Letkol Jackie Yudhantara mengatakan dirinya kemarin sudah menerima vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Deli Serdang. Pada kesempatan ini dia menyampaikan bahwa dengan divaksinasinya para tokoh masyarakat, dalam hal ini Kepala Daerah dan Forkopimda agar dapat memberikan contoh nyata bahwa vaksin Covid-19 tersebut aman dan halal bagi masyarakat. Dandim mengisahkan, KIPI yang ia pribadi alami hanya sebatas pada rasa mengantuk dan rasa ingin makan yang meningkat, namun untuk dampak negatifnya dari vaksinasi tersebut belum dirasakan.

“Bahwa inilah salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menanggulangi virus Covid-19 di tengah masyarakat. Semua ini untuk kebaikan kita semua dan kita wajib mendukung upaya tersebut dengan menyampaikan hal tersebut sampai ke pelosok masyarakat. Namun vaksinasi ini bukan berarti kita bebas melakukan apapun, namun kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di dalam kehidupan sehari-hari. Harapan saya agar nantinya proses vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, karena saat ini banyak berita hoax yang telah meresahkan masyarakat,” tutupnya.

Pada simulasi tersebut, calon penerima vaksinasi Covid-19 akan menjalani beberapa tahapan dimulai dari proses pendaftaran, screening, penyuntikan, pencatatan dan evaluasi serta bimbingan konseling terkait apa yang dilakukan pasca vaksinasi Covid-19. Kegiatan diisi dengan penyerahan kunci unit mobil Ambulans 119 dan Mobil Promosi Kesehatan untuk digunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sergai dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat Kabupaten Sergai.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Unsur Forkopimda, Sekdakab H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kepala UPT Puskesmas se-Sergai, Ketua MUI H. Hasful Huznain, serta para undangan.(MC/Sergai/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *