Tekan Laju Pandemi, Pemkab – Polres Sergai Resmikan Kampung Tangguh

Perbaungan, 
Sebagai upaya dalam mewujudkan ketangguhan desa khususnya dalam pencegahan dan menekan angka pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) serta tangguh terhadap ketentraman dan ketertiban masyarakat (trantibmas) dan tangguh terhadap Ketahanan Pangan masyarakat desa,
 Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bersama jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sergai meresmikan ” Kampung Tangguh” di Peternakan Kambing Etawa Yudi Farm Dusun Durian Desa Melati II Kecamatan Perbaungan, Kamis (11/2/2021).
Turut serta dalam kegiatan, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang diwakili Kadis PMD, H. Ikhsan,AP, M.Si, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum, Kasdim 0204/DS Mayor Toto Triyanto, mewakili Ka Kejari Sergai, Kadis Kominfo Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Kadis Kesehatan dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, Kadis Perhubungan, MP Naibaho, S.Sos, Kadis Poraparbud Sudarno, S.Sos, Plt Camat Perbaungan Erfin Fachrurrazi, S.STP, Kades Melati II Supardi, Pemilik Peternakan Kambing Etawa Yudi Farm, tokoh masyarakat, Ketua Kelompok Tani dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum menyampaikan bahwa respon masyarakat dalam pembentukan Kampung Tangguh yang hari ini dicanangkan sangat dibanggakan karena keguyubannya dalam  menindaklanjuti Instruksi Mendagri No 3 tahun 2021, diantaranya adalah melakukan upaya pencegahan secara masif penyebaran Covid-19 melalui penerapan PPKM Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro yang menjadi sentralnya yaitu dari tingkat desa/kelurahan.
” Dengan adanya pencanangan Kampung Tangguh ini diharapkan ke depannya penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat menjadi sangat baik dan diupayakan pencegahannya bisa mendekati zero Covid-19,” kata Kapolres.
Lebih lanjut dikemukakan AKBP Robin Simatupang, hingga saat ini sudah ada 8 (delapan) Kampung Tangguh di Kabupaten Sergai yang dicanangkan pada tahun 2020 yang lalu diantaranya adalah Desa Bingkat Kec Pegajahan mendapatkan penghargaan juara 1 Kampung Tangguh di Sumatera Utara.
” Terimakasih kepada Pemkab Sergai, Kades melati II dan Camat Perbaungan atas terlaksananya pencanangan Kampung Tangguh di Desa Melati II ini.
Desa jangan ragu lagi dalam memberdayakan kegiatan Kampung Tangguh ini karena dalam Instruksi Mendagri tersebut desa dapat menggunakan Dana Desa untuk kesuksesan Desa/Kampung Tangguh ini,” ujarnya.
Sebelumnya Kades Melati II, Supardi menyampaikan bahwa terwujudnya Kampung Tangguh di Dusun Durian Desa Melati II ini berkat kerjasama dan sinergi dari 3 pilar desa yaitu Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga segala persoalan desa dapat teratasi dengan sebaik-baiknya.
” Dengan program Polri Kampung Tangguh ini maka Desa Melati II menjadi tangguh dalam penanganan Covid-19, tangguh dalam hal Kamtibmas dan tangguh dalam peningkatan ekomoni masyarakat. Kampung Tangguh ini juga merupakan bagian dari ketangguhan dalam penanganan Covid-19 dan tangguh dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui gerakan ekonomi kreatif di Desa Melati II,” beber Supardi.
Sedangkan Bupati Sergai Ir . H. Soekirman yang diwakili Kadis PMD H Ikhsan A.P., M.Si menyampaikan permohonan maaf pimpinan yaitu Bupati, Wabup dan Sekda tidak dapat hadir pada pencanangan Kampung Tangguh karena ada kegiatan lain di tempat yang berbeda.
Dikatakan Kadis PMD bahwa pandemi Covid-19 ini tentunya berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Oleh karena itu dalam setiap aktivitas harus senantiasa melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan.
 Pembentukan Kampung Tangguh ini diharapkan bisa menekan angka penyebaran covid-19 di Kab Sergai. Sebagai bentuk dukungan terhadap program Kampung Tangguh ini, Pemkab Sergai pada tahun 2021 menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk mengalokasikan Dana Desa bagi penanganan dan penanggulangan Covid-19 di desa masing-masing
” Pemerintah harus dapat berperan memberikan sosialisasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Sergai. Apresiasi kepada Kapolres Sergai terhadap pencanangan Kampung Tangguh Desa Melati II dan desa-desa lainnya. Tentunya Pemkab Sergai mendukung sepenuhnya terhadap program dan kegiatan ini. Harapan kita ke depan serta menjadi tujuan Polres dan Pemkab  Sergai adalah mewujudkan selain Kampung Tangguh juga akan terwujud adanya Pasar Tangguh dan Wisata Tangguh sebagai bagian dari upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini,” pungkas Ikhsan.
Tinjau Rumah Isolasi Covid-19
Sebelum dimulainya peresmian Kampung Tangguh, Kapolres beserta jajaran Pemkab Sergai menyempatkan untuk meninjau rumah isolasi bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 di Dusun Rambutan Desa Melati II.
” Rumah isolasi ini diutamakan untuk warga Desa Melati II, jika ada warga dari desa lain yang terkena Covid-19 akan dipertimbangkan untuk dapat diisolasi juga di rumah isolasi Desa Melati II. Dengan demikian warga yang tekena covid-19 tidak harus diisolasi di rumah sakit atau di tempat lain namun bisa diisolasi di sini,” kata Kapolres Sergai disela-sela tinjauannya.
Terkait perkembangan Covid-19 dalam skala dunia, sambung Kapolres, sekarang ini beberapa negara sudah memberlakukan lockdown, sementara Indonesia hanya diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekarang menjadi PPKM secara mikro yang dimulai dari Desa/Kelurahan.
” Dengan pemberlakuan PPKM ini diharapkan Covid-19 bisa ditekan penyebarannya, selain itu ekonomi masyarakat bisa meningkat dan terwujud ketentraman dan ketertiban masyarakat di Sergai. Kesemuanya itu akan sangat tergantung dari desa/kelurahan yang bergerak ditopang oleh TNI/Polri dan Pemkab Sergai. Pada akhirnya akan terwujud Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang zero Covid-19,” yakin Kapolres.
Secara rinci Kapolres mengutarakan, Kampung tangguh Desa Melati II ini dengan kerja keras warganya yang mempunyai konsep ketahananpangan yang merupakan bagian ekonomi kreatif. Terdapat peternakan kambing etawa yang diambil susunya, pertanian, budi daya lipan untuk obat tradisional, sabun kecantikan yang berbahan dari susu kambing etawa, pengolahan gula merah dan lain-lain.
” Program pemerintah harus kita dukung sehingga apa yang menjadi target pemerintah dalam menekan angka Covid-19 ini bisa terwujud. Untuk menjadi unggul tentu harus bekerja keras. Siapa yang bisa berinovasi maka dia akan unggul. Tetap harus beraktivitas dan berinovasi, Covid-19 tidak perlu ditakuti, namun kita harus berupaya untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 ini karena virus tersebut akan selalu ada di sekitar kita.
Kampung Tangguh ini akan dinilai, oleh karena itu semua desa/kelurahan dapat membentuk Kampung Tangguh di Kab Sergai. Polres menargetkan dalam 2 (dua) bulan ini setidaknya harus sudah terbentuk 120 Kampung Tangguh,” tandas Kapolres Sergai. (MC/Sergai/Rini/Vhichan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *