Bupati Darma Wijaya Harap Perkantoran Sergai Miliki RTH yang Bersih, Teduh dan Berkelanjutan

Sei Rampah,

Masalah pengelolaan sampah kerap timbul di berbagai daerah. Tidak hanya di perkotaan namun juga terjadi di pedesaan. Salah satunya terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Sebagai langkah awal mewujudkan Sergai yang “Maju Terus”, (Mandiri, Sejahtera, Religius), Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, M.SP memimpin Rapat Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (4/3/2021).

Mengawali sambutannya, Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengemukakan bahwa sampah menjadi masalah yang timbul di berbagai daerah. Itu semua terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dengan seringnya membuang sampah sembarangan.

” Kita ingin Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini bersih, teduh dan berkelanjutan. Untuk tahap awal kita harus tingkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah yang ada. Harus dilakukan sosialisasi larangan membuang sampah sembarangan diseluruh pihak, mulai dari lingkungan, desa hingga kecamatan harus mensosialisasikannya ke masyarakat,”jelasnya.

 

Oleh karenanya, dibutuhkan sebuah skema dalam mengelola sampah. Program yang tepat sasaran dibutuhkan agar masalah sampah di Sergai segera terselesaikan.

” Kita lihat, dulu Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dan TPA kita sudah penuh. Lahannya sudah tidak cukup menampung sampah. Bahkan dahulu tumpukan sampah sudah menggunung dan mengenai bahu jalan. Aroma tidak sedap sangat mengganggu warga yang melintas. Itu tentunya butuh penangan serius, dan itu dimulai dari diri kita sendiri,”ungkapnya.

Bupati menyebut, Pemkab juga sudah menyiapkan lahan seluas 6 hektar untuk dijadikan TPA. “Kita sudah siapkan lahan, lahan tersebut juga sanggup menampung limbah masyarakat Sergai. Namun harus dikelola dengan benar sehingga berkelanjutan,”ujar Bupati.

Senada dengan Bupati Sergai, Wabup H Adlin Tambunan menyebut bahwa terkait dengan RTH, agar setiap Kepala OPD  menyediakan RTH di setiap kantor pemerintahannya.

“Dimulai dari desa dan kecamatan, seperti dibuat taman bunga agar memperindah lingkungan dan menjadi RTH. Karena saat ini musim kemarau, dicari dulu lahannya, dibersihkan. Saat musim penghujan barulah ditanam,”kata Wabup.

Wabup Adlin Tambunan berharap setiap kantor pemerintahan di Kabupaten Sergai harus bersih, nyaman dan asri sehingga memberikan kenyamanan bagi ASN dalam bekerja dan masyarakat yang memerlukan pelayanan publik.

Sementara itu, Narasumber Marwan Ashari Harahap mengatakan bahwa manusia menjadi produsen sampah sejak dilahirkan. Sekarang bagaimana merubah maindset (pola pikir) masyarakat bahwasannya sampah memiliki nilai ekonomis sehingga bisa menambah penghasilan masyarakat.

” Ini merupakan gerakan berfikir atau pola berfikir yang menganggap sampah memiliki nilai ekonomis. Sampah merupakan bahan baku sumber daya yang ada. Selama ini pola pikir hanya kumpul angkut buang, tanpa ada di pilah,”jelasnya.

Hasil dari penelitian, setiap orang menghasilkan limbah sekitar 0,7 hingga 1,4 Kg perhari. “Kita perkecil saja angkanya menjadi 0,5 Kg, dengan jumlah 600 ribu penduduk masyarakat di Sergai ini, berarti limbah yang dihasilkan sekitar 300 ribu kg perhari atau 30 ton. Itu jumlah yang besar dan harus dikelola dengan baik,”ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Lingkungan Hidup Panisean Tambunan mengatakan saat ini kondisi TPA sudah kritis dan sudah tidak bisa menampung sampah lagi.

” Saat ini sarana prasaran pengangkut sampah sangat minim. Sehingga tidak bisa di cover semuanya. Untuk itu masyarakat diminta melakukan 3 R sebelum membuang sampah yakni Reuse, Reduce, Recycle,” ujar Kadis Kesehatan. (MC/Sergai/Rini/Ardi/Vhichan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *