Mengapresiasi Para Atlet Peraih Medali di Peparnas

Kondisi disabilitas tidak melulu soal kekurangan. Bahkan di banyak kesempatan, mereka yang terlahir atau mengalami kondisi istimewa ini bisa mengimbangi dan mengungguli orang-orang dengan fisik normal. Ini juga dilakukan oleh para atlet difabel di Sergai. Ternyata para atlet difabel ini telah membawa nama harum Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Ada empat atlet yang berhasil mengukir prestasi yakni Guntur meraih medali perunggu di cabang panahan beregu, Muammar Habibila peraih 3 medali perak untuk cabang atletik masing-masing nomor lari 100 meter dan lari 200 meter serta lompat jauh. Wagito Purnomo peraih 2 medali perak untuk cabang balap kursi roda jarak 800 meter dan 1.500 meter, disusul dengan Anto Boy yang meraih medali perak dari cabang angkat berat. Tentu hal ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi kabupaten dan masyarakat Sergai.

            Dilansir dari Sumut.antaranews.com, Bupati Sergai Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Umar Yusri Tambunan mengapresiasi keberhasilan para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sergai yang tergabung bersama kontingen Sumatera Utara di Pekan Paralimpik Nasional (Papernas) XVI Papua. Sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya, Pemerintah Kabupaten Sergai akan memberikan bonus kepada atlet National Paralympic Committee (NPC) yang telah mengukir prestasi di Peparnas Papua tersebut.

            Bonus yang akan diberikan tersebut merupakan bentuk pembinaan sekaligus sebagai motivasi bagi para atlet untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi ke depannya.

            Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sangat mendukung sepenuhnya program NPC dan sama-sama mengharapkan doa selurh masyarakat Sergai agar ke depan di Peparnas 2024 yang rencananya digelar di Sumut-Aceh, atlet NPC Sergai mampu meraih medali emas.

            Dikutip dari Inimedan.com, Salah seorang Atlet difabel Wagito Purnomo alias Gito yang saat ini berusia 22 tahun, akan  membawa nama Indonesia di Asian Games 2022 Hangzhou pada cabang para  cycling.”

            Gito terpilih untuk cabang olahraga para-cycling di Asian Games 2022 Hangzhou. Gito akan terbang ke Solo bersama para atlet lainnya untuk mengikuti latihan pelatnas tepatnya di Surakarta, untuk mempersiapkan diri membawa negara Indonesia untuk bersaing dengan atlet dari puluhan negara bagian lainnya.

            Gito warga Gg Remaja III, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, Sumatera Utara ini terbang ke Solo untuk menjalani latihan. Gito anak ke 7 dari 11 bersaudara pasangan suami istri Warnin dan Ragiyem merupakan atlet peraih 2 medali perak untuk cabor kursi roda jarak 800 meter dan 1500 meter di Pepernas XVI di Papua. Bukan hanya Gito tiga atlet asal Sergai yakni Guntur yang juga Ketua NPC Sergai berhasil meraih medali perunggu di cabang panahan beregu, disusul Muammar Habibila peraih 3 medali perak untuk cabang atletik masing-masing nomor lari 100 meter, lari 200 meter serta lompat jauh serta Anto Boy yang meraih medali perak dari cabang angkat berat.

            Gito mengaku sangat bersyukur, mendapat kesempatan di Asian Games 2022 Hangzhou membuat dirinya bertekat giat berlatih dan menjaga nama baik pelatih, pengurus serta memberikan terbaik untuk Indonesia, terutama Sumatera Utara dan Kabupaten Sergai.

            Tentu ini menjadi motivasi untuk pemuda-pemudi Sergai. Hal yang mesti dicontoh adalah semangat yang tinggi serta kemauan yang gigih untuk berlatih dan tidak pantang menyerah. Di balik kelebihan yang dimiliki, mari manfaatkan seluruhnya untuk hal yang positif, apalagi jika sampai bisa memajukan nama Sergai di kancah olahraga nasional bahkan internasional. (Dikutip dari berbagai sumber/ISL).

 

485 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *