Bupati Sergai Hadiri Peringatan Hari Raya Waisak 2566

Sei Rampah,

Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan visi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang religius. Salah satunya menghadiri kegiatan keagaman yang digelar oleh umat agama Buddha.

Hal ini terlihat saat Bupati Sergai H Darma Wijaya menghadiri peringatan Hari Raya Waisak 2566 yang digelar di Vihara Sakyamuni Buddha di Jl. Stasiun Kampung Keling Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/5/2022) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H Darma Wijaya mengajak seluruh yang hadir untuk menyambut momentum ini sebagai peningkatan ibadah. Semoga Waisak Trisuci 2566 berkah keyakinan dan kebajikan menghiasi kehidupan kita semua.

“ Hari Trisuci Waisak mengingatkan kembali pada tiga peristiwa suci yang terjadi dalam kehidupan guru agung Buddha Gotama yaitu; kelahiran, pencerahan dan kemangkatan. Ketiga peristiwa suci inilah yang menjadi tombak terjadinya sejarah umat Buddha untuk memperingati perayaan Trisuci Waisak setiap tahunnya,” terang Bang Wiwiek sapaan akrabnya.

Darma Wijaya menambahkan bahwa dengan semangat kegembiraan ini, Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat lebih tampil dan bergerak ke depan, berkembang menuju pembangunan yang menyeluruh untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi, mandiri, sejahtera dan religius sebagai wujud semangat yang berkobar dan pantang menyerah, ungkapnya dihadapan yang hadir dianataranya; Ketua Walubi Sumut, Brillian Mochtar, SE, MBA, MM, M.Sc, Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kemenag Sumut Budi Sulistiyo, unsur Forkopimda, para tokoh agama Buddha, jajaran OPD Sergai serta undangan lainnya.

Hingga saat ini, lanjut Bupati, Pemkab Sergai terus berupaya melakukan berbagai perubahan dan kebaikan kepada masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam 7 Sabda Dambaan (Sabda). Seperti yang kita laksanakan pada malam hari ini, salah satunya adalah mewujudkan masyarakat yang religius.

Selaku pemerintah, kami mengucapkan kepada tokoh-tokoh Thionghoa yang sudah membantu dan membangun Kabupaten Sergai yang mandiri, sejahtera dan religius. Tentunya ini harus lebih ditingkatkan kedepannya agar lebih baik lagi.

“ Mari sama-sama kita jaga kedamaian, kerukunan dan saling tolong menolong antar sesama. Teruslah berbuat kebaikan dan bahagia dalam menjalani hidup yang berdampingan serta bersatu dalam membangun Tanah Bertuah Negeri Beradat yang Maju Terus,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Walubi Sumut Brillian Mochtar mengemukakan jika harmoni, toleransi dan moderasi beragama bersatu dalam Dharma kita, maka hidup akan semakin rukun. Semua agama mengajarkan kebaikan, oleh karena itu, kita harus bersatu dan berpegang pada saling menghormati satu dengan yang lainnya sehingga akan terwujud hidup yang harmonis terhadap sesama, tutupnya.  (Media Center Sergai).

Teks/Editor : Rini Ry

Reporter : Brojeps

Admin : Vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *