Mudahnya Membudidayakan Jamur Tiram

Halo sobat Ini Sergai Loh (ISL), pasti kalian tahu apa itu jamur tiram? Jamur tiram identik dengan bentuknya yang putih, lebar, tumbuh bergerombol seperti payung, dan bentuknya yang menyerupai cangkang tiram. Ada banyak jenis jamur tiram, mulai dari jamur tiram abu-abu, tiram putih, cokelat, dan juga emas.  Jamur tiram yang banyak digandrungi oleh masyarakat adalah jamur tiram putih.

Kebutuhan akan jamur tiram ini selalu tinggi karena disukai oleh hampir semua kalangan. Bahkan kreasi makanan dari jamur tiram putih ini banyak sekali loh. selain di masak menjadi olahan hidangan makanan, jamur tiram ini juga bisa di olah menjadi makanan ringan yang biasa di kenal dengan jamur crispy dengan berbagai varian rasa, serta masakan lainnya loh. Mulai dari kalangan orang tua, remaja, dan anak-anak banyak yang menyukainya. Jamur tiram sendiri memiliki kualitas gizi yang tinggi, mengandung zat-zat esensial yang berguna bagi metabolisme tubuh dan pertukaran sel.

Budidaya jamur tiram merupakan suatu pengetahuan yang berpotensi untuk kita pelajari, karena harganya yang lumayan tinggi dan permintaan pasar yang meningkat jamur tiram mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, tentu di barengi dengan teknis pemasaran dan bagaimana kita mempromosikannya yah sobat ISL.

Di lansir dari akun kongkrit.com, Pada tahun 2020 yang lalu, masyarakat khususnya Kelompok Jamur Tiram Domas (Jatiramdo) binaan Edi Parianto yang berada di Desa Blok 10, Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pernah melakukan pembudidayaan jamur tiram. Hal ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Bupati Sergai yang waktu itu masih menjabat menjadi Wakil Bupati.

Hal ini merupakan salah satu bentuk usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain kreativitas dan inovasi, budidaya jamur tiram sebagai upaya dalam menjaga ketahanan pangan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Di lansir dari akun swara-semesta.com, bulan Januari 2022 lalu, Dinas Sosial Kabupaten Sergai juga pernah melakukan kunjungan kerja pembudidayaan jamur tiram ke Dusun II Desa Naga Kesiangan.

Cara budidaya jamur tiram ini tidak begitu rumit, yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk belajar, menekuni, dan memperaktekannya. Berikut tata cara budidaya jamur tiram secara garis besar yaitu dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Baglog adalah media tanam untuk meletakkan bibit jamur tiram.

Jamur tiram merupakan jamur kayu, jadi bahan utama dari baglog adalah serbuk gergaji atau kotoran kayu. Namun, sebelumnya kamu perlu menyiapkan kumbungnya atau rumah jamur terlebih dahulu. Istilah-istilah tersebut mungkin masih asing di telinga, apalagi bagi pemula seperti kamu. Jadi, kamu perlu memahaminya terlebih dahulu ya sobat ISL.

Mulanya kita menyiapkan bibit jamur yang merupakan cara budidaya jamur tiram; pertama, memilih jamur tiram yang bagus dan berkualitas sangat penting dilakukan agar budidaya jamur bisa berhasil dan menghasilkan hasil panen yang bagus. Sebaiknya membeli bibit jamur tiram dari petani yang sudah terbiasa membudidayakan jamur tiram sejak lama. Selanjutnya menyiapkan kumbung sebelum ditanami, menyiapkan baglog serta merawat baglog hingga jamur siap untuk dipanen.

Nah buat sobat ISL yang memiliki jiwa entrepreneur, mari kita kembangkan lagi budidaya jamur tiram ini. Selain permintaan pasarnya banyak, harga jual jamur tiram cukup tinggi, dan permintaan pasar akan jamur terus meningkat serta waktu panennya singkat, sehingga perputaran modalnya dapat berlangsung cepat. Cara mempromosikannya juga mudah, dengan teknologi yang canggih tentunya sangat memudahkan kita untuk mempromosikan produk dagangan kita. Ayo kita dorong perekonomian kita lewat budidaya jamur tiram ini. (Dari berbagai sumber / ISL).

3.009 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *