Di Sergai Ada Pabrik Pembuatan Arang Kayu

Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan wilayah potensial perkebunan kelapa sawit dan menjadi salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di Sumatera Utara (Sumut). Ini termasuk dalam sektor pertanian, selain kelapa sawit sektor perikanan dan pariwisata juga turut mendukung dalam pembangunan perekonomian di Serdang Bedagai.

Beragam usaha jika dikelola dengan sungguh-sunggu, InsyaAllah akan berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Di Kabupaten Serdang Bedagai terdapat sebuah usaha yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakatnya yaitu usaha pembuatan arang kayu. Adapun masyarakat yanbg menggeluti usaha ini bermukim di Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar.

Kayu sebagai hasil hutan sekaligus hasil sumber kekayaan alam, merupakan bahan mentah yang mudah diproses untuk dijadikan arang. Pada awalnya perkembangan, kayu dan berbagai produk turunannya seperti arang merupakan sumber bahan bakar yang paling banyak digunakan oleh masyarakat hal ini dikarenakan arang merupakan bahan yang mudah didapatkan dan sederhana dalam pengunaan dan pembuatannya.

Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, pemanfaatan arang sebagai bahan bakar mulai menurun terutama di kota-kota besar. Sebagian besar penduduk di perkotaan mengunakan bahan bakar untuk keperluan sehari-hari berasal dari minyak bumi dan gas bumi sebagai sumber energinya.

Lain halnya dengan restaurant, rumah makan, tukang sate, serta tempat makan lesehan yang masih mengandalkan arang sebagai bahan bakar dalam proses memanggang ikan atau lainnya. Sehingga arang kayu menjadi bahan bakar yang penting untuk para pedagang seperti mereka. Pemilik usaha arang kayu melakukan penjualan arang hanya dengan orang yang tetap (langganan), para konsumen atau pelanggan tetap tersebut menggambil produk arang kayu  secara langsung dengan mendatangi ke lokasi pembuatan arang kayu tersebut. Itulah sebabnya arang tetap diproduksi dan menjadi sumber pendapatan masyarakat Desa Paya Pasir.

Desa Paya Pasir merupakan salah satu daerah pembuatan arang yang berasal dari limbah berbagai jenis kayu seperti limbah kayu pinus, limbah kayu rambutan dan limbah kayu rambung. Pembuatan arang merupakan usaha yang potensial yang ada di Desa Paya Pasir karena mengingat banyaknya limbah kayu yang berasal dari pabrik-pabrik besar yang berada di Kecamatan Tebing Syahbandar yang belum dimanfaatkan.

Sebelum di olah menjadi arang kayu sisa-sisa kayu dari pabrik ini hanya terbuang sia-sia dan tidak memiliki nilai jual, kemudian kayu-kayu tersebut dimanfaatkan masyarakat Desa Paya Pasir untuk dijadikan arang kayu, lalu dikemas dengan karung goni ukuran 30 kg dan diikat hanya dengan tali plastik, untuk ukuran dari kemasan arang kayu tersebut hanya memiliki satu ukuran saja yaitu ukuran goni 30 kg.

Untuk meningkatkan permintaan akan arang kayu tersebut pemilik usaha harus mampu merubah bentuk kemasan agar lebih menarik dan memanfaatkan peluang pasar yang cukup tinggi, dan mempertahankan atau meningkatkan permintaan produk arang dengan cara meningkatkan pemasaran agar penjualannya meningkat dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. Dengan begitu produksi arang akan terus berjalan dan terus berkembang.

Arang dijaman dulu digunakan pula sebagai bahan bakar kendaraan seperti lokomotif uap. Arang digunakan pula dalam seni rupa seperti pensil atau krayon. Arang memiliki sifat lembut, ringan, hitam dan sekaligus mudah patah. Oleh karena itu disenangi pelukis dalam membuat sketsa sebab sketsa yang dihasilkan sangat jelas, bahkan dalam proses pengecatan sekali pun.

Teknologi paling tua dan sampai sekarang masih digunakan dalam membuat arang adalah menggunakan metode penumpukan yaitu bahan yang akan dijadikan arang ditumpuk dan dibakar, kemudian ditutup dengan tanah dan selanjutnya bahan tersebut akan berubah menjadi arang melalui pembakaran.

Nah meskipun zaman telah berubah seperti saat ini, namun jika usaha tersebut terus dikembangkan dan dipasarkan dengan baik pasti akan menghasilkan sesuai harapan. (Berbagai sumber/KAMI Sergai). 

3.793 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *