Yuk, Ke TPI Bedagai, Banyak Ikan Segar di Sana Loh…!

Tempat pelelangan ikan (TPI) merupakan salah satu sarana dalam kegiatan perikanan dan merupakan faktor pengggerak dalam meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat nelayan. Tujuan adanya TPI ini adalah untuk melindungi nelayan dari permainan harga yang dilakukan oleh tengkulak  dan membantu nelayan mendapatkan harga yang layak serta membantu nelayan dalam mengembangkan usahanya.

Pada dasarnya sistem dari Pelelangan Ikan adalah suatu pasar dengan sistem perantara (dalam hal ini adalah tukang tawar) dimana melewati penawaran umum dihadapan pembeli, yang berhak mendapatkan ikan hasil lelang adalah penawar tertinggi.

Mengingat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memiliki potensi perikanan dan kelautan yang melimpah, baik bidang perikanan budidaya, perikanan tangkap, perairan umum dan pembangunan wilayah pesisir serta pengolahan hasil perikanan. Untuk itu Pemkab Sergai menyediakan TPI sebagai wadah bertemunya para penjual dan pembeli agar lebih memudahkan dalam proses transaksi jual beli.

Salah satu TPI terbesar yang ada di Sergai yaitu berada di Kecamatan Tanjung Beringin, masyarakat sekitar menyebutnya dengan TPI Bedagai. Karena Bedagai adalah nama kerajaan yang dahulu berkedudukan di Tanjung Beringin. Para nelayan sudah tidak perlu risau, sekarang TPI Tanjung Beringin sudah memiliki pabrik es balok yang letaknya tepat di depan Vihara Hut Chou Kong Hian Tiang Sang Tie dirasa cukup strategis dan tentunya sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat khususnya para nelayan yang tinggal di daerah pesisir. Pabrik es balik ini milik PT. Sergai Pilar Pratama di Jalan Medan-Tebing Tinggi Kecamatan Sei Rampah.

Dengan keberadaan pabrik es balok ini masyarakat yang berada di daerah pesisir khususnya para nelayan sangat bersyukur karena ibaratnya es ini sudah seperti nyawa jika mereka melaut. Tanpa adanya es, ikan-ikan yang ditangkap akan cepat membusuk saat tiba di daratan.

Ikan yang ditangkap nelayan lalu dibawa dan didaratkan ke TPI, jenis ikannya pun beragam yaitu terdiri dari ikan kembung, ikan selar, ikan tongkol, ikan campur-campur, dan lain sebagainya ditawarkan dengan harga yang bervariasi sesuai dengan jenis ikannya.

Harga ikan bervariasi sangat dipengaruhi oleh musim, dimana pada waktu musim harga ikan akan relatif rendah, sedangkan pada saat tidak musim harganya menjadi lebih tinggi apalagi disaat musim hujan.

Adapun rantai pemasaran ikan di TPI Sergai dimulai dari nelayan yang menjual ikan kepada tauke (pemilik kapal) di TPI, kemudian tauke memasarkan ikan kepada pedagang besar, pedagang menengah dan pedagang kecil. Pedagang besar membeli ikan dalam jumlah besar dan dipasarkan ke konsumen ke luar kota seperti ke Perbaungan dan Medan.

Sedangkan pedagang menengah menjual ikannya sebagian ke pedagang pengecer. Pedagang kecil menjual ikannya untuk konsumen atau masyarakat yang ada di kecamatan tersebut. Ada juga loh masyarakat sekitar Kecamatan Tanjung Beringin yang langsung datang ke TPI sekedar membeli ikan untuk dikonsumsi sendiri karena harga yang ditawarkan akan lebih murah ketimbang ikan yang sudah sampai ke tangan pedagang keliling.

Untuk ikan yang dipasarkan diluar TPI biasanya dari nelayan dijual kepada tauke kemudian dijual kepada pedagang besar untuk dipasarkan ke berbagai daerah di Sumatera Utara dan jenis ikan tertentu seperti udang, kepiting, ikan bawal, dan tenggiri sebagian di ekspor ke Malaysia dan Singapura. Harga ikan yang dijual kepada tauke lebih rendah per kilogram, jika dibandingkan dengan yang dijual melalui TPI.

Salah seorang pembeli Supian, yang langsung datang ke TPI hanya sekedar membeli ikan tongkol untuk di konsumsi sendiri. Ia mengaku jika mau langsung membeli disini harganya sangat murah, berbeda jika dibandingkan membeli ke tempat pedagang ikan keliling atau di pasar. Ikan yang dijual disini juga bermacam-macam, “ungkapnya”. (Berbagai sumber/KAMI Sergai).

2.514 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *