Tingkatkan Pengetahuan dan Wawasan Melalui Literasi

Hai sobat Komunitas Aanak Milenial (KAMI) Sergai, kali ini kami akan sajikan tentang literasi yang merupakan lanjutan dari tulisan yang kami beberapa waktu lalu.

Mungkin sobat KAMI Sergai pernah dengan pepatah yang mengatakan bahwa “ membaca adalah jendela dunia”. Hal ini karena dengan membaca, apapun jenis bacaannya seperti  buku, novel, berita atau apa pun yang berasal dari surat kabar maupun buku bacaan akan menambah manfaat dalam diri seseoang. Membaca juga membuat kita bisa mengerti apa yang selama ini tak bisa dipahami.

Seperti kita ketahui bahwa sudah menjadi rahasia umum, membaca merupakan aktivitas yang memiliki banyak manfaat, namun masih banyak di antara kita yang malas melakukannya, padahal buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan.

Mengutip laman pendis.kemenag.go.id, membaca dapat dianalogikan seperti menuang air dari cerek. Jika isi cerek adalah susu maka yang keluar susu. Jika cerek isinya kopi, maka yang keluar adalah kopi. Sama halnya ketika kita berbicara. Apa yang keluar dari mulut adalah hasil bacaan yang selama ini kita konsumsi. Terlebih jika ingin menjadi penulis, membaca merupakan amunisi dalam mengembangkan paragraf-paragraf.

Kedua, meningkatkan konsentrasi. Bagi siswa yang ingin memiliki konsentrasi yang baik pada saat menerima pelajaran, cobalah membaca 10-15 menit sebelum pelajaran dimulai. Aktivitas membaca sesaat sebelum dimulainya pelajaran dapat membantu meningkatkan konsentrasi otak dalam merespons dan merekam fenomena yang ada di sekitar, termasuk mata pelajaran. Dalam kaitan ini, kita pernah melihat upaya sosialisasi budaya membaca 15 menit sebelum pelajaran yang menjadi bagian dari Gerakan Literasi Sekolah.

Membaca merupakan bagian dari proses pendidikan pengembangan potensi diri, sehingga dapat menolong kita agar memiliki kemampuan berpikir rasional.

Kampanye Gemar Membaca Surat Kabar

Baru-baru ini, tepatnya Rabu (14/9/2022) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) digelar kampanye gemar membaca bersama 1.500 siswa/I SMP se-Kecamatan Perbaungan berkolaborasi dengan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menumbuhkembangkan budi pekerti siswa agar siswa memiliki budaya membaca sehingga dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya.

“ Harapannya adalah kegiatan kampanye gemar membaca surat kabar ini tidak berhenti sampai di sisni saja. Akan tetapi dapat terus dilakukan secara berkesinambungan.  Tak hanya bagi kaum milenial, namun kita bisa membudayakan membaca surat kabar bersama dengan masyarakat dari berbagai usia maupun kalangan, sehingga akan terjadi gerakan membaca surat kabar secara masif di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” cetus Wabup.

Menurutnya, komitmen dalam membangun budaya gemar membaca sangatlah penting untuk meningkatkan SDM yang berkualitas. Kabupaten Sergai saat ini sudah menerapkan literasi di sekolah baik tingkat SD dan SMP. Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 tahun 2015 yang mewajibkan siswa/i membaca yang bukan buku pelajaran selama 15 menit sebelum pelajaran sekolah dimulai.

Dikutip dari lawan kompasiana.com, berdasarkan hasil riset UNESCO menyebutkan bahwa Indonesia berada di urutan kedua dari bawah mengenai literasi dunia, dengan kata lain Indonesia termasuk kategori dengan minat baca yang masih sangat rendah. Minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001% artinya dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca.

Oleh karenanya, kita harus yakin, berawal dari gerakan membaca di sekolah sebelum masuk jam pelajaran serta dukungan dari berbagai kalangan untuk berkolaborasi meningkatkan minat baca siswa secara terus menerus, maka akan menghasilkan generasi milenial berbudaya literasi.

Begitupun dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sergai menggelar kegiatan Gerakan Literasi Anak (Geliat) bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) dalam mengembangkan kemandirian dan berinovasi di era digital.

Selain itu, Kabupaten Sergai juga menerima Gerobak Baca dari Ketua Gerakan Pemberdayaan Minat Baca (GPMB) Sumut yang juga Ketua TP PKK Provsu Ny Hj Nawal Edy Ramayadi kepada Ketua GPMB Sergai Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya di Medan beberapa waktu lalu.

Pemberian gerobak baca ini sebagai upaya mewujudkan pemerataan informasi serta menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat terutama generasi muda bangsa. Hal ini karena buku memberikan banyak manfaat. Selain menambah ilmu pengetahuan, dengan membaca kita dapat menemukan hal-hal yang baru.

“ Dengan adanya gerobak baca ini, diharapkan minat baca di kalangan masyarakat dan cinta buku akan semakin meningkat sehingga akan terlahir generasi penerus yang kaya dengan ilmu pengetahuan,” kata Hj Rosmaida.

Tentunya masih banyak lagi upaya yang dilakukan oleh Pemkab Sergai melalui Dinas Perpusip diantaranya; menggelar kegiatan mobil perpustakaan keliling di sekolah-sekolah, kegiatan lomba literasi dan lainnya. Kegiatan tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan minat baca dikalangan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. (Berbagai sumber/KAMI Sergai). 

2.551 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *