Di Sergai Ada Budidaya Ikan Gabus Yang Diolah Menjadi Suplemen

Budidaya ikan adalah salah satu bentuk budidaya perairan yang khusus membudidayakan ikan di ruang tertutup seperti tangki atau wadah khusus, kolam (sejenis kolam buatan yang dibuat dengan bahan terpal atau jenis lainnya). Ikan yang sering di budidayakan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) adalah ikan lele, ikan mas, tilapia (sejenis ikan nila), dan ikan gabus. Namun yang lebih menarik disini adalah budidaya ikan gabus, tak banyak masyarakat yang membudidayakan ikan gabus ini. Tujuan masyarakat melakukan pembudidayaan ikan adalah untuk menyediakan sumber alternatif penyediaan ikan, karena ikan gabus kaya akan manfaatnya

Nah kali ini Komunitas Pembuat Konten Positif Ini Sergai Loh (ISL) akan mengulas sedikit informasi mengenai ikan gabus dan manfaatnya selain dikonsumsi. Yuk mari kita simak.

Dilansir dari laman tribun-medan.com, salah satu warga Sergai yang terbilang lumayan sukses dalam membudidayakan ikan gabus adalah Sutrisno warga Jalan Setia Budi, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan.

Ikan gabus dikenal sangat banyak manfaatnya, sejak jaman dahulu hingga sekarang ikan gabus sudah di konsumsi baik sebagai lauk makan atau dikonsumsi dengan tujuan membantu dalam penyembuhan luka, apalagi luka setelah dioperasi sangat disarankan mengkonsumsi memakan ikan gabus. Ikan gabus adalah satu-satunya ikan yang kandungan albuminnya sangat tinggi sehingga sangat bagus dalam penyembuhan luka. Namun sekarang sangat susah mencari ikan gabus ini, karena hidupnya di air tawar dan berada di rawah-rawah atau sungai maupun tempat terbuka, tidak seperti ikan laut pada umumnya yang sangat mudah kita jumpai.

Menurut Sutrisno, ikan gabus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imun tubuh pada anak-anak, serta menambah nutrisi. Dalam sebulan Sutrisno bisa memanen 4-5 ton ikan gabus dari 48 kolam yang berdiameter 5 meter yang dimilikinya.

Jenis ikan gabus yang dibudidayakan adalah channa striata, jenis ikan gabus ini memiliki tingkat albuminnya paling tinggi. Untuk pakannya menggunakan maggot atau yang biasa dikenal dengan belatung yang merupakan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF), memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Pakan maggot ini sangat bagus dalam perkembangan ikan karena mempengaruhi besar ukuran ikan yang seimbang.

Ikan gabus yang dipanen pun dikelola oleh dirinya bersama belasan karyawan lainnya untuk dijadikan suplemen protein tinggi. Program yang sedang digalakkan adalah untuk program stunting, dari ibu hamil, ibu melahirkan, ibu menyusui, sampai anak-anak yang akan dibuat produknya, ujar Sutrisno.

Budidaya ikan gabus ini yang pertama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai. Budidaya secara intensif dengan pakan organik dan telah dilakukan selaman tiga tahun.

Ia melanjutkan, bahwa Sutrisno telah berhasil melakukan bibit unggul ikan gabus generasi ke tiga lho.

Dilansir dari gosumut.com, juga terdapat pabrik ikan gabus PT Akar Rimba di Dusun IV Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan. Beberapa bulan lalu Wakil Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Pusat, Hasim Djojohadikusumo yang meninjau langsung perkemkangannya dan sangat luar biasa hasil riset yang telah dilakukan oleh pabrik ikan gabus PT Akar Rimba.

Produk dari ikan gabus yang dikembangkan ini yaitu akan dijadikan suplement Fitbumino (ibu hamil), Fitbumin Vemuno (sumber protein tinggi/memenuhi kebutuhan nutrisi harian), Fitbumin Haruan (penyembuhan luka) dan Fitbumin Vilaktin (ibu menyusui), yang menjadi salah satu solusi untuk persoalan stunting.

Semoga dengan adanya pabrik ikan gabus yang berguna untuk menurunkan stunting growth di Kabupaten Sergai ini dapat terus berkembang dan semakin maju. (Berbagai sumber/ISL).

1.817 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *