Segudang Manfaat Alun-alun Kabupaten Sergai

Pelaksanaan pembangunan fasilitas publik gencar dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Salah satu pembangunan terbaru dan mendapat atensi luas dari publik adalah Alun-alun Sergai. Alun-alun ini tampak mencolok karena letaknya tepat di depan Masjid Agung Sergai Sei Rampah yang juga terhitung sebagai fasilitas publik baru dibangun tahun 2021 lalu.

Alun-alun Sergai ini merupakan aset daerah yang berasal dari pengadaan tanah dari eks Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan. Alun-alun ini didesain yang mencerminkan filosofi masyarakat Sergai sebagai Tanah Bertuah Negeri Beradat. Ada banyak fungsi dan manfaat yang diharapkan bisa didapatkan dari berdirinya Alun-alun Sergai ini.

Misalnya saja Alun-alun ini diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, tempat di mana orang-orang dapat berkumpul, berinteraksi, dan merayakan berbagai acara budaya atau komunitas. Bukti dari hal tersebut dapat dilihat dari pelaksanaan Hari Jadi ke-20 Kabupaten Sergai yang diselenggarakan baru-baru ini.

Meski merupakan fasilitas publik yang baru berdiri, Alun-alun membuktikan diri mampu menjadi tempat yang ideal untuk merayakan bertambahnya usia Kabupaten Sergai. Di atas area Alun-alun ini berbagai kegiatan dilaksanakan seperti panggung hiburan rakyat dan bazar UMKM. Ribuan masyarakat berlalu lalang meramaikan acara itu. Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyebut, pemilihan Alun-alun bukan tanpa alasan. Pihaknya memang sengaja menjadikan Alun-alun Sergai sebagai lokasi pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten karena tempatnya yang representatif dan cukup mengakomodir para peserta, baik dari pihak panitia maupun pelaku UMKM yang membanjiri lokasi. Terlihat bagaimana Alun-alun ini berhasil menjadi vanue pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Sergai.

 

Setelah pelaksanaan Hari Jadi, sebagai ruang terbuka publik, Alun-alun Kabupaten Sergai ini diharapkan nantinya dapat menciptakan iklim sosial yang positif, mempererat hubungan antar warga, dan memberikan tempat bagi berbagai kegiatan masyarakat.

Alun-alun Sergai ini juga bisa memberikan kontribusi positif terhadap sektor perekonomian. Lagi-lagi Hari Jadi Sergai kemarin bisa menjadi contoh bagus bagaimana kolaborasi UMKM dengan fasilitas publik yang mumpuni dapat menghasilkan peningkatan perekonomian yang sangat menjanjikan.

Mungkin akan ada pengembangan area sekitar alun-alun untuk usaha komersial, seperti kafe, restoran, atau toko-toko kecil. Ini dapat menciptakan peluang pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif pada sektor bisnis.

Dalam sektor pendidikan, alun-alun dapat dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan belajar-mengajar di luar kelas. Misalnya, adanya area terbuka untuk kegiatan pendidikan informal, pelatihan, dan workshop. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan, menciptakan lingkungan pembelajaran yang beragam, dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah Sergai.

Apalagi terdapat pula fasilitas publik berupa Perpustakaan Kabupaten yang juga baru saja dibangun dan berdiri dekat dengan Alun-alun. Perpaduan antara perpustakaan dan Alun-alun ini dapat menciptakan inovasi kegiatan edukasi yang lebih menarik. Misalnya melakukan kegiatan membaca di sekitar alun-alun yang didukung dengan suasana teduh dan tenang.

Alun-alun Sergai ini juga diproyeksikan menjadi tempat untuk promosi kesehatan dan kebugaran. Fasilitas olahraga seperti jogging track, lapangan olahraga, atau pusat kebugaran dapat diperkenalkan untuk mendorong gaya hidup sehat di antara warga Sergai. Acara-acara olahraga atau kegiatan fisik dapat diadakan secara rutin untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan melibatkan fasilitas olahraga, alun-alun dapat menjadi pusat kegiatan rekreasi dan olahraga untuk masyarakat. Fasilitas seperti lapangan basket, lapangan sepak bola kecil, atau area untuk kegiatan senam dapat menarik minat masyarakat dalam berolahraga, menciptakan budaya hidup aktif, dan menyumbangkan pada kesehatan fisik dan mental masyarakat.

Dengan menggabungkan semua aspek ini, harapannya adalah bahwa alun-alun ini akan menjadi pusat dinamis yang tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga setempat tetapi juga memberikan kontribusi positif pada perkembangan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di wilayah tersebut.

Bupati Sergai di satu kesempatan menyebut, pembangunan Alun-alun ini bukan hanya sekadar proyek fisik semata, tetapi juga merupakan investasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan menyediakan ruang terbuka publik yang terintegrasi dengan fasilitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, Pemkab Sergai berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang berdaya dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. (Media Center Sergai/Ini Sergai Loh). 

519 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *