Air Menggenang di Sudut Kota Perbaungan, Ternyata Ini Penyebabnya

Perbaungan,

           Untuk mewujudkan kondisi lingkungan perkotaan yang bersih, nyaman dan indah, berbagai upaya pun dilakukan. Seperti di Kecamatan Perbaungan yang terus berbenah mempercantik wajah kota tersebut dengan melakukan berbagai penataan agar terlihat lebih rapi.

            Hal ini disampikan Camat Perbaungan Muhammad Fahmi, S.STP disela-sela kegiatan gotong royong di Kecamatan Perbaungan, Jumat (3/6/2022).

            Camat Perbaungan menyampaikan jika akhir-akhir ini terlihat ada genangan air di sudut Kota Perbaungan khususnya di Simpang Tiga Pekan menuju Citaman Jernih (Simpang Melati/simpang Halte Hero) yang tentunya menghambat/menyulitkan aktivitas masyarakat sekitar.

            Menyikapi hal tersebut, lanjut Fahmi, demikian akrab disapa, ia mengerahkan personilnya bersama unsur Forkopimcam serta masyarakat melakukan kegiatan gotong royong massal untuk membersikan parit/selokan maupun sekitaran lingkungan dibeberapa titik yaitu di wisma Juang dan Kantor Camat Perbaungan, Kelurahan Simpang Tiga Pekan menuju Desa Citaman Jernih dan Desa Jambur Pulau.

  ” Penyebab air yang menggenang beberapa hari di lokasi Simpang Tiga Pekan  ternyata diakibatkan saluran buangan airnya ditutup dengan lantai semen sehingga airnya tergenang sampai ke badan jalan dan jika dibiarkan tentu akan merusak jalan yang baru saja di bangun oleh Bupati Sergai H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Tambunan,” katanya.

            Ia menyebut bahwa sepertinya ada oknum yang sengaja menutup saluran tersebut. Selain itu, para pedagang memang tidak lagi diperbolehkan untuk melakukan aktivitas berjualan di atas parit dan badan jalan. Hal ini agar tidak merusak jalan yang merupakan fasilitas umum yang sangat vital.

” Inilah kenapa para pedagang tidak boleh berjualan di atas parit maupun badan jalan. Karena ada juga pedagang yang tidak bertanggung jawab, berdagang di atas parit maupun badan jalan dan tentunya dapat merusak fasilitas umum tersebut yang pada akhirnya dapat merugikan masyarakat luas. Oleh karenanya, mari sama-sama kita jaga dan rawat infrastruktur/pembangunan yang sudah ada sehingga dapat kita gunakan dalam jangka waktu yang lama,” imbuhnya.

            Dalam kegiatan gotong royong tersebut mereka juga menemukan bangunan yang berdiri permanen di atas parit tepatnya di Kelurahan Batang Terap dan Desa Jambur Pulau.

      ” Ini jelas menyalahi aturan. Sebelumnya sejak awal mulai pembangunan tersebut, pihak Kecamatan Perbaungan sudah memperingatkan bahkan dari Dinas Satpol PP sudah dua kali telah memberikan surat peringatan agar segera dibongkar secara mandiri bangunan tersebut sesuai Perda Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 26 tahun 2008 tentang Ketertiban Umum. Akan tetapi bangunan tetap diteruskan. Oleh karenanya, ini perlu tindakan lebih tegas lagi sesuai dengan  prosedur dan aturan yang berlaku,” ujar Fahmi.

            Camat Perbaungan ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga/merawat fasilitas yang telah dibangun sekaligus mentaati segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Sebagai masyarakat, tentu kita ingin hidup dilingkungan yang nyaman, bersih dan indah. Oleh karenanya, peran serta seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan demi terwujudkan Kabupaten Sergai yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius, pungkasnya. (Media Center Sergai).

Teks/Editor : Rini Ry

Admin : Julia

1.308 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *