Di Seminar Kappiting, Darma Wijaya Harap Kader PKK Berperan Aktif Dalam Penanganan Stunting

Sei Rampah,

Untuk mencegah stunting kita harus serius dan saling bahu membahu, kata Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya saat membuka Seminar Kader PKK Peduli Stunting (Kappiting) di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (4/5/2023).

Bupati Darma Wijaya menyebut jika saat ini yang paling dibutuhkan adalah terkait kepastian data. Karena dengan data yang pasti, lanjutnya lagi, dapat diketahui di wilayah mana saja yang perlu mendapatkan penanganan dan gempur stunting dengan menyiapkan orang tua asuh untuk anak-anak yang mengalami stunting.

“ Untuk penanganan stunting kita tidak bisa bekerja sendiri, harus saling bahu membahu dan serius. Jangan beranggapan bukan menjadi tugasnya. Ini merupakan tugas kita semua dengan membangun SDM di masyarakat,” ujar Bupati Darma Wijaya yang punya sapaan Bang Wiwik.

Terakhir, Darma Wijaya berpesan kepada seluruh yang hadir untuk bekerja dengan ikhlas dan baik dalam melaksanakan setiap tugas dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 Kegiatan yang mengusung tema ” mari cegah stunting melalui pemberian makanan sehat seimbang bagi bayi dan anak” turut dihadiri Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Kepala OPD, Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Provsu), para Pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa sebanyak 120 orang serta undangan lainnya.

Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj Rosmaida Darma Wijaya menyampaikan bahwa Kader PKK memiliki peran strategis dalam rangka meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Hj Rosmaida menjelaskan jika kegiatan Seminar Kappiting Kabupaten Sergai dapat menambah pengetahuan tentang stunting serta dapat mengedukasi masyarakat tentang makanan sehat seimbang bagi bayi dan anak untuk pencegahan stunting. Oleh karenanya sebagai mitra pemerintah dearah, Ia mengajak TP PKK untuk terlibat dalam penanganan stunting dan bekerja sama dengan lintas sektor terkait bersama masyarakat untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya stunting.

“ Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh kembang pada balita karena perkembangan terhambat yang diakibatkan dengan kekurangan gizi dan asupan vitamin serta stimun oleh orang tua dan keluarga terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan,” tutupnya sembari menekankan kepada pengurus PKK Kecamatan dan PKK Desa untuk menangani stunting secara keroyokan dan serius sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Sergai yang zero stunting. (Media Center Sergai).

Teks/Editor : Rini Ry

Reporter : Brojeps

Admin : Julia

496 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *