Penutupan PEDA-KTNA Ke-IV Tahun 2019, Wabup H Darma Wijaya Harap KTNA Berperan Aktif dalam Sektor Ketahanan Pangan

Perbaungan, Setelah 5 (lima) hari dihelat, Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA-KTNA) ke-IV tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Jumat (19/7/2019) ditutup secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan dan Aset Agus Triptriono di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan.

Mengawali sambutannya Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H Darma Wijaya mengemukakan bahwa jika berbicara tentang Sergai yang merupakan salah satu kabupaten yang berada di kawasan Pantai Timur Sumut, memiliki luas wilayah 1.900,22 KM² terdiri dari 17 kecamatan, 237 desa dan 6 kelurahan.

Wabup menambahkan bahwa Sergai merupakan salah satu lumbung pangan untuk tingkat Provsu. Dengan adanya kelompok tani dan gabungan kelompok tani, juga dibantu para penyuluh pertanian maka diharapkan ketahanan pangan di Sergai dapat terlaksana, katanya.

KTNA merupakan wadah para petani, pekebun, peternak, petani hutan dan nelayan yang berfungsi mendukung sektor pembangunan pertanian dan perikanan yang berbasis agribisnis, imbuh Darma Wijaya.

Selain itu, KTNA sebagai perwakilan petani diharapkan mampu berperan aktif untuk mendorong para petani memberikan perhatian yang lebih besar kepada sektor pertanian disamping  sektor lainnya yang berperan aktif dalam melakukan supervisi dan advokasi kapada petani agar mereka berperan aktif dalam pembangunan pertanian, khususnya dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing petani menghadapi pasar global, harapnya.

“ KTNA juga berperan aktif dalam memberikan penyuluhan dalam rangka penurunan konsumsi beras, mendorong penganekaragaman pangan melalui pola pangan beragam, bergizi dan berimbang,” tandas Wabup.

Hadir juga dalam acara mewakili Bupati / Wali Kota se- Sumut, para Kepala  OPD Provsu,  para Kepala OPD Sergai, Camat Perbaungan Drs Benny Saragih, tokoh agama dan masyarakat serta undangan lainnya.(Mc/Sergai/Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *