Pastikan JPS Tepat Sasaran, Pemkab Sergai Gelar Monitoring Pendataan DTKS dan Non-DTKS

Sei Rampah,

Untuk menangani dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah mengeluarkan Program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Namun demi memastikan bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran, diperlukan pendataan yang valid di lapangan, demikian disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didampingi Wabup Sergai H Darma Wijaya dan Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, dalam kegiatan Pembekalan/Pengarahan Monitoring Pendataan DTKS dan Non-DTKS, bertempat di Sekretariat Posko Gugus Tugas Perecepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Kamis (30/04/2020).

“Pandemi ini merupakan pukulan yang cukup terasa secara ekonomi bagi masyarakat menengah kebawah atau yang masih dalam taraf pra-sejahtera, karena itu kita harus benar-benar mewujudkan pemerataan distribusi bantuan lewat pendataan yang valid dan sesuai kondisi riil di lapangan. Ini juga penting untuk menghindari tumpang tindih data,” katanya lagi.

Bupati kemudian menyampaikan bahwa monitoring ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi masyarakat pada masing-masing desa dan kelurahan, serta meminimalisir kesalahan dalam menetapkan penerima manfaat. “Kita tentu tidak ingin bantuan diterima oleh kelompok yang tidak berhak. Kita harus memastikan jika masyarakat yang terdampaklah yang benar-benar menerima, terutama masyarakat pra-sejahtera,” katanya lagi.

Soekirman melanjutkan, sesuai dengan arahan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) lewat Surat No. 1261/PRI.00/IV/2020 tanggal 14 April, pendataan DTKS dan Non-DTKS ini akan dipakai sebagai rujukan untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa dengan prioritas masyarakat yang belum terdaftar dalam kelompok penerima manfaat dari pemerintah pusat maupun provinsi, baik keluarga miskin non-PKH atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata (exclusion error) dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis.

“Saya berharap para Kepala OPD yang ditugaskan untuk mendampingi Camat dan para Kepala Desa dapat membantu dan berkoordinasi dalam melakukan pendataan warga kita, agar mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini seluruhnya dapat terbantu.” terangnya.

Pelaksanaan monitoring ini sendiri termuat dalam Surat Perintah Tugas per tanggal 28 April 2020 berdasarkan Surat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprovsu Nomor 63/GT/COVID-19/IV/2020 tanggal 22 April perihal Konfirmasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT/Sembako) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19, tandas Bupati.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya menerangkan proses monitoring ini akan dilakukan di 17 Kecamatan di seluruh Sergai pada tanggal 30 April dan tanggal 4 sampai dengan 6 Mei di kantor Camat masing-masing lokasi monitoring dan akan dilaksanakan oleh para Pejabat Eselon yang terdiri dari Kepala OPD, Asisten, Staf Ahli sampai Kepala Bagian.

Monitoring ini penting, kata Wabup, untuk menjamin akurasi data di tengah kemungkinan terjadinya perubahan atau peningkatan masyarakat yang memenuhi kriteria untuk memperoleh bantuan pemerintah.

Wabup juga berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dan kooperatif dengan tim monitoring selama proses pendataan. “Kepada masyarakat saya mengimbau agar memberikan informasi dan data yang sebenar-benarnya untuk mendukung program ini nantinya bisa tepat sasaran. Dengan koordinasi yang sistematis serta kolaboratif akan menghasilkan kecepatan, ketepatan dan pemerataan distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” katanya lagi.

Terakhir, Darma Wijaya menyampaikan hasil dari monitoring yang dilakukan akan segera ditindaklanjuti. “Pemkab Sergai akan terus berkomitmen memastikan masyarakat Sergai benar-benar terlindungi dari dampak yang disebabkan pandemi Covid. Selain itu, bantuan dari pihak swasta dan individu juga masih terus masuk ke Posko dan akan segera juga didistribusikan. Kita berharap bencana ini segera usai dan status zona hijau yang hingga hari ini masih berlaku di Sergai, tetap bertahan sampai akhir,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP. MAP., para Asisiten, Staf Ahli Bupati dan para kepala OPD. MC Sergai/Vivi/Ardi

230 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *