Akhir Februari, Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sergai Genap 500 Kasus

Sei Rampah,

Menutup bulan Februari, perkembangan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih menujukkan tren yang mengkhawatirkan. Hal ini seturut dengan keterangan yang disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat memberi keterangan di Kantor Dinas Kominfo Sergai, Sei Rampah, Selasa (02/03/2021).

“Akhir bulan ini, mulai dari tanggal 23 sampai tanggal 28 yang lalu, kami memperoleh informasi kalau jumlah warga Sergai yang terpapar virus Corona masih cukup tinggi. Terdata ada 22 warga kita yang dikabarkan masuk dalam kategori kasus konfirmasi Covid-19,” buka Akmal.

Jubir Satgas yang juga merupakan Kadis Kominfo Sergai ini merinci, dari segi kronologis jumlah kasus tertinggi terjadi pada tanggal 26 Februari yaitu sebanyak 12 kasus.

“ Sedangkan untuk sebaran domisili, warga paling banyak berasal dari Kecamatan Dolok Masihul yaitu sebanyak 7 orang. Kemudian dari Kecamatan Perbaungan sebanyak 5 orang. Disusul dari Dolok Merawan sebanyak 3 orang. Lalu dari Tebing Tinggi dan Kecamatan Sei Rampah sama-sama sebanyak 2 orang. Terakhir masing-masing dari Tebing Syahbandar, Silinda dan Sipispis sebanyak 1 orang. Sehingga total ada 22 orang,” jelasnya.

Akmal melanjutkan, dalam kurun waktu yang sama jumlah warga Sergai yang dinyatakan sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 12 orang. Jumlah ini berasal dari 7 Kecamatan.

“ Yang terbanyak berasal dari Kecamatan Silinda yaitu 4 warga. Disusul dari Sipispis dan Sei Bamban sama-sama sebanyak 2 orang. Terakhir masing-masing 1 warga asal Sei Rampah, Perbaungan, Teluk Mengkudu dan Kotarih,” jelas Akmal.

Perkembangan yang terjadi, simpul Jubir Satgas, menjadikan jumlah kasus konfirmasi di peta sebaran Kabupaten Sergai menjadi 500 kasus dengan rincian 420 orang sudah dinyatakan sembuh, 50 warga sedang menjalani isolasi mandiri dan/atau perawatan di fasilitas kesehatan rujukan serta 30 orang warga meninggal dunia.

Akmal tak lupa mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) yang terangkum dalam 5M; Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Usaha menghadapi tantangan pandemi adalah sinergi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. MC Sergai/rini/ardi/vivi

336 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *