“JPC” Jualan Pak Chan Meraih Cuan dengan Memanfaatkan Teknologi di Masa Pandemi

Lonjakan pandemi Covid-19 mendorong pemerintah memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Skala Mikro (PPKM Mikro). Pengetatan itu membatasi aktivitas masyarakat sekaligus bisnis besar hingga kecil. Pandemi Covid-19 yang di alami di seluruh penjuru dunia ini menghambat perkembangan perekonomian, Sehingga mengakibatkan banyak pedagang besar maupun pedagang kecil yang mengalami kerugian bahkan sampai menutup usahanya.

Para Pedagang besar maupun kecil di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) juga menjadi korban dari pandemi Covid-19, banyak sudah pelaku usaha di Kabupaten Serdang Bedagai yang sudah tidak berjualan lagi secara bertatap muka sehingga membuat para pelaku usaha di Kabupaten Serdang Bedagai mulai mencoba bisnis online dengan memanfaatkan aplikasi hingga sosial media. Berjualan Online di masa pandemi Covid-19 ini merupakan solusi yang tepat di lakukan oleh para pelaku usaha yang di Kabupaten Serdang Berdagai salah satunya usaha milik ‘Jualan Pak Chan” atau di singkat JPC.

Jualan Pak Chan merupakan salah satu pedagang di Kabupaten Serdang Bedagai yang menjual olahan makan seperti ayam penyet, ayam bakar dan nasi Bakar isi ayam, yang berlokasi di Dusun IV Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Sebelum maraknya wabah Covid-19 masuk ke Kabupaten Serdang Bedagai, Jualan Pak Chan menjajahkan olahan makanannya di depan rumah, namun setelah wabah Covid-19 masuk ke Kabupaten Serdang Bedagai Jualan Pak Chan sudah tidak berjualan secara beratap muka. Sempat terpuruk dan menutup jualannya, Jualan Pak Chan juga mulai mencoba meraih “ Cuan “ (keuntungan) berjualan secara Online dan memanfaatkan sosial media sebagai sarana tempat mempromosikan usahanya.

“ Waktu sebelum adanya Covid-19 masuk ke Kabupaten Serdang Bedagai, kami berjualan secara bertatap muka dengan menjual olahan makanan berbahan dasar ayam, namun setelah ada Covid-19 masuk ke Kabupaten Serdang Bedagai, kami sempat menutup dan tidak berjualan dalam waktu yang lumayan lama, hingga akhirnya kami memutuskan untuk menjual secara online dan memanfaatkan sosial media seperti facebook, instagram dan kontak WhatsApp sebagai sarana promosi kami” papar pak Misran Chan selaku owner Jualan Pak Chan alias JPC.

Dikesempatan lainnya, Pak Misran Chan berserta istrinya juga menjelaskan olahan produk yang mereka jual tidak hanya olahan makanan yang berbahan dasar ayam saja namun kini merambat di bidang keranjian tangan seperti Bucket uang, bucket bunga dan kue tar yang disusun dari jajanan anak-anak, Dibantu oleh ketiga anaknya, Pak Misran Chan kini juga semakin berinovasi dalam kuliner sehingga terdapat beberapa menu baru yang menjadi daya tarik penikmat kuliner yang setia terhadap semua menu olahan dari Jualan Pak Chan, dan menu baru yang terdapat di jualan pak chan antara lain aneka Risoles Froze, martabak mini frozen, Tongkol Suwir, Rendang jengkol, nasi tumpeng, aneka nasi bakar dan masih banyuak menu lainnya yang bisa di lihat di akun facebook Jualan Pak Chan atau di akun Instagram @chan_supian.

 

“ Masa pandemi Covid-19 ini merupakan masa yang suli bagi kami khususnya kami para penjual olahan makanan yang harus berjualan secara bertatap muka, namun dengan adanya keadaan ini, mengajarkan saya dan keluarga untuk terus berjuang dan bersyukur, dan membukti berjualan bisa di lakukan di mana saja selama kita yakin dan percaya, bahwa rezeki kita sudah di atur oleh sang pencipta, dan Alhamdulilah kini produk Jualan Pak Chan khusus olahan risoles Frozen, martabak mini, dan tongkol suwir sering di pesan dan di kirim ke luar daerah dan berharap produk Jualan Pak Chan nantinya dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Serdang Bedagai” Ungkap pak Misran Chan dengan optimis. (ISL)

15 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *