Diresmikan Wamentan, TP PKK Sergai Kelola Taman TOGA dengan 222 Jenis Tanaman

Seperti kita ketahui bahwa tanaman obat mempunyai banyak manfaat dan secara turun temurun sudah digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Hal ini sudah berlangsung sejak zaman dahulu.

Dilansir dari Gramedia.com, di Indonesia tanaman obat keluarga atau yang bisa disingkat TOGA ini dikenal juga dengan apotek hidup. Apotek hidup adalah tanaman yang ditanam di area sekeliling rumah, halaman rumah yang ditempatkan dalam pot maupun ditanam pada sebuah kebun luas dengan berukuran kecil. Tentu tujuannya adalah  untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan herbal keluarga.

Keberadaan apotek hidup ini akan sangat bermanfaat dan memudahkan bagi penanamnya untuk digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki sifat dapat mencegah maupun mengobati berbagai penyakit akut sampai kronis sekalipun. Serta juga bisa Anda gunakan sebagai bumbu pelengkap maupun menambah nilai estetika bila tertanam secara tertata dan rapi.

Tanaman toga pada hakikatnya merupakan tanaman berkhasiat yang ditanam pada lahan pekarangan dan dikelola oleh keluarga. Jenis tanaman yang ditanam sendiri tersebut dipakainya guna memenuhi keperluan akan obat-obatan tradisional yang bisa dibuatnya sendiri. Pada biasanya, tanaman obat keluarga ini lebih banyak tumbuh sebagai tanaman liar.

Namun, saat ini tanaman toga banyak ditanam pada kebun maupun lahan pekarangan. Tak banyak dari masyarakat memanfaatkannya sebagai tanaman obat keluarga. Dimana, memanfaatkan jenis tanaman obat keluarga ini adalah sebuah upaya pencegahan terhadap adanya suatu penyakit.

 

Sobat Komunitas Anak Milenial (KAMI) Serdang Bedagai (Sergai) perlu kalian tahu ya ada beberapa manfaat dari menanam tanaman TOGA yaitu :

  1. Sebagai obat alami untuk keluarga : Dengan tanaman yang ditanam sendiri, kita bisa mengobati aneka ragam penyakit. Mulai dari penyakit ringan seperti panas dan flu, hingga penyakit berat seperti jantung dan asam urat.
  2. Memperindah rumah : Jika ingin memiliki tampilan pekarangan yang alami dan berbeda dengan tanaman hias pada umumnya, maka tanaman obat bisa menjadi pilihan yang tepat.
  3. Peluang binis : Mengingat tingginya kebutuhan tanaman obat baik dalam konsumsi pribadi maupun umum, maka kita dapat memanfaatkan hal ini menjadi bisnis jual beli tanamn obat dengan prospek yang menjanjikan.
  4. Bahan campuran jamu tradisional : Beberapa jenis tanaman TOGA dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran jamu antara lain temu lawak, brotowali dan jinten hitam.
  5. Bahan makanan sehari-hari : Kemangi, daun seledri, daun pepaya, blutru, jahe, bawang, dan sebagainya merupakan contoh jenis tanaman TOGA yang bisa diolah menjadi makanan sehari-hari.

Nah, bagi sobat sekalian yang punya hobi menanam beragam jenis tanaman tentu dapat dilakukan sembari mengisi waktu luang. Belakangan ini berkebun atau bercocok tanam sempat menjadi tren ketika pandemi Covid-19 menerpa.

Pada masa pandemi, banyak masyarakat yang mengisi waktu luangnya dengan menanam tanaman. Khususnya bagi kaum ibu-ibu yang cenderung menanam tanaman hias seperti beragam jenis bunga.

Salah satu cara mengisi waktu luang yang sangat bermanfaat adalah dengan bercocok tanam TOGA yang merupakan tanaman rumahan dan berkhasiat sebagai obat.

Ada Taman TOGA di Sergai

Buat warga Kabupaten Sergai perlu diketahui bahwa di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat memiliki Taman TOGA yang dikelola oleh TP PKK Kabupaten Sergai.

Kemarin, 28 September 2022, Taman TOGA yang terletak persis di samping Masjid Agung Sergai telah diresmikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Husnul Qolbi saat melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sergai.

Ketua TP-PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijayasaat peresmian tersebut menyampaikan jika Taman Toga ini merupakan besutan PKK Sergai sebagai salah satu program kerjanya. Di kebun yang tidak terlalu luas ini ada 1.237 tanaman yang terdiri dari 222 jenis di taman di sini.

“Tentu saja dengan adanya taman semacam ini, akan sangat bermanfaat baik karena nantinya dapat digunakan sebagai obat tradisional yang sifatnya mencegah atau mengobati berbagai penyakit akut hingga kronis. Selain itu juga dapat dipakai sebagai bumbu pelengkap masakan atau menambah nilai estetika tersendiri jika tanaman ditanam dengan tertata rapi.

Bagi warga Sergai, hal seperti ini bisa kita contoh ya. Memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam ragam tanaman TOGA guna mengatasi berbagai penyakit secara alami. Yuk yang ingin melihat kebunnya silahkan singgah ya…(Berbagai sumber/KAMI Sergai).

3.593 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *