Dengan Pendidikan Tercipta Insan Berkualitas

Pendidikan merupakan kunci utama bagi suatu negara untuk unggul dalam persaingan global. Pendidikan juga dianggap sebagai bidang yang paling strategis untuk mewujudukan kesejahteraan nasional. Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan berkarakter merupakan prasyaratan terbentuknya peradaban yang tinggi serta tempat untuk membentuk citra baik dalam diri manusia agar berkembang seluruh potensi dirinya.

Melalui Pendidikan akan tercipta insan yang berkualitas, berintelektual dan terhindar dari kebodohan. Negara juga telah mengatur Hak setiap warga negara Indonesia untuk mendapatkan pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidupnya.

Dilansir dari nuansa.nusaputra.ac.id, terdapat 5 (lima) alasan mengapa dunia pendidikan itu penting bagi perkembangan kehidupan manusia, antara lain :

1. Memperoleh kehidupan yang cenderung stabil dan terarah

2. Potensi lapangan pekerjaan yang bagus

3. Memperbaiki pola kepribadian diri

4. Meningkatkan kepercayaan diri

5. Mampu membedakan kebenaran dan kesalahan

Berubahnya perkembangan zaman dan waktu, sistem pendidikan di Indonesia secara dinamis juga mengikutinya. perkembangan tersebut dapat dilihat dari pergantian kurikulum belajar yang berlaku. Hingga saat ini, setidaknya sistem pendidikan di Indonesia telah berganti kurikulum sebanyak 10 kali, sejak dimulai dari tahun 1947.

Mengutip laman e-belajar.id, secara detail perkembangan pendidikan di Indonesia melalui kurikulum yang sempat berlaku, hingga kurikulum pendidikan yang saat ini diterapkan antara lain;

1.Kurikulum Rentjana Pelajaran 1947

2.Kurikulum Rentjana Pelajaran Terurai 1952

3.Kurikulum Rentjana Pendidikan 1964

4.Kurikulum 1968

5.Kurikulum Pendidikan 1975

6.Kurikulum Pendidikan 1984

7.Kurikulum 1994 dengan Suplemen Kurikulum 1999

8.Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) tahun 2004

9.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006

10.Kurikulum 2013

Dilansir dari ditpsd.Kemdikbud.go.id, saat ini terdapat satu kurikulum baru yaitu; Kurilkulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka ini dikenal dengan nama Kurikulum Prototipe untuk Sekolah Penggerak.

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Tekad Cerdaskan Anak dengan Mendirikan Sekolah secara Mandiri

Terdapat cerita menarik dari kisah Juhari warga Dusun V Sidodadi Desa Pematang Setrak Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Menyadari betapa pentingnya Pendidikan, Ia pun bersama keluarganya bertekad mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya yang ada di lingkungan rumahnya dengan mendirikan sebuah sekolah Bernama Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi.

Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi, salah satu wadah bagi anak-anak dalam menimba ilmu di desa tersebut. Sekolah ini cukup menarik minat bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi berdiri di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. Kini sekolah tersebut memiliki nama yang cukup terkenal di daerahnya dan memiliki siswa yang tak hanya berasal dari desa tersebut.

Evi Wahyuni (32) anak dari pemilik sekolah (yayasan) dan Abdul (40), pengelola Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi. Yayasan Pendidikan yang dibangun sejak tahun 2008 hingga saat ini sudah berdiri kurang lebih 14 tahun. Perjalanan yang terbilang lama tentu membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Apalagi sekarang jumlah siswanya sudah banyak. Untuk anak Raudhatul Atfal (RA) saja sekitar 50 siswa dan untuk anak Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 berjumlah 150 siswa.

Evi Wahyuni yang juga turut mengajar di sekolah itu menuturkan rasa syukurnya dengan jerih payah yang selama ini dijalani. Bagaimana tidak, dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu jumlah siswa tidak sebanyak sekarang. untuk mendapatkan kepercayaan dari para orang tua tidaklah mudah. Namun semua itu tak menggoyahkan para guru yang mengajar untuk lebih bersemangat lagi.

Sediakan Bus Sekolah

Tak hanya itu saja, Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi juga menyediakan fasilitas berupa transportasi untuk menuju sekolah. Sebanyak 2 mini bus dikerahkan untuk mengantar jemput anak sekolah. Untuk biaya bus pergi dan pulang dikenakan tarif sebesar Rp. 3.000,-. Sebelumnya hanya dikenakan tarif Rp. 2.000,- karena Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikkan membuat ongkos juga mengalami kenaikan.

Sedangkan untuk para pengajar yang berjumlah 8 orang, 2 diantaranya mengajar dibagian anak RA dan yang 6 orang lagi mengajar di bagian MIS, sebutnya Evi.

“ Yayasan Pendidikan Juhari Ilmi kerap kali mengadakan kegiatan rutin seperti upacara bendera di hari Senin dan olahraga kesehatan jasmani di hari Jumat. Tak jarang pula melaksanakan salat dhuha setelah berolahraga. Untuk pembelajarannya masih menggunakan kurikulum K13 dan para guru masih mengikuti pelatihan untuk menuju kurikulum merdeka.” imbuhnya.

Sementara itu, Siti Jamilah warga Dusun II Sidodadi Liberia mengungkapkan jika kehadiran bus sekolah sangat membantu meringatkan pekerjaannya. Sebagai seorang ibu rumah tangga dan mempunyai kesibukan di luar rumah, tentu ia tak memiliki waktu untuk mengantar jemput anaknya. Oleh karenanya, sangat bersyukur pihak sekolah menyediakan bus untuk anak-anak sekolah.

Pendidikan akan menciptakan anak bangsa yang lebih baik dari masa ke masa, dengan kemampuan mereka masing-masing yang turut berkembang selama mereka belajar akan suatu hal tertentu. Pendidikan sangatlah dibutuhkan bagi segenap siswa. Tanpa pendidikan, dampak buruk pada mereka akan terjadi.

Nah, buat warga Sergai terutama yang berdomisili di Kecamatan Teluk Mengkudu, ini salah satu sekolah atau yayasan yang bisa direkomendasikan untuk anak-anak kita. (Berbagai sumber/KAMI Sergai).

1.457 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *