Pantai Cemara Kembar Menawarkan Objek Wisata dengan Kearifan Lokal

Kabupaten Sergai (Sergai) merupakan salah satu kabupaten yang memiliki beragam
potensi yang sangat besar di Provinsi Sumatera Utara. Bidang pariwisata menjadi salah satu
potensi utama yang ada di Kabupaten Sergai, khususnya sektor wisata bahari. Memiliki garis
pantai yang begitu panjang, menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu kabupaten di Provinsi
Sumatera Utara yang memiliki banyak destinasi wisata bahari yang dapat dikunjungi.

Hingga saat ini, telah banyak pantai yang ada di Kabupaten Sergai yang telah dikelola
dengan baik oleh pemerintah maupun swasta. Setiap pantai yang berada di Kabupaten Sergai
memiliki daya tarik tersendiri untuk menarik para pengunjung untuk berkunjung ke pantai yang
berada di Kabupaten Sergai. Salah satu pantai yang menjadi tempat tujuan berlibur ke Kabupaten
Sergai adalan Pantai Cemara Kembar.

Pantai Cemara Kembar merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang terletak di
pesisir pantai timur Sumatera. Pantai ini tepatnya berada di Dusun III Desa Sei Nagalawan
Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai, dengan perkiraan 2 (dua) jam perjalanan dari kota
Medan. Pantai yang memiliki luas lahan 8 hektar ini menyajikan keindahan dan suasana yang
asri dan bersih sehingga memanjakan setiap pengunjung yang ingin menikmati pesona pantai.

Sebagai upaya meningkatkan daya tarik pengunjung, sebuah tempat wisata harus melakukan
berbagai inovasi. Hal ini juga dilakukan oleh pihak pengelola Pantai Cemara Kembar. Pantai
Cemara Kembar memberikan fasilitas yang lengkap bagi pengunjung serta memiliki ciri khas
tersendiri yang tidak dimiliki pantai lain. Pantai Cemara Kembar diperindah dengan membuat
tema-tema yang menarik bagi para wisatawan seperti rumah pohon, rumah adat, photo spot,
Outbound, tracking laut, flying fox, live musik, hutan larangan, dan fasilitas lainnya.

Pantai yang dibuka di awal tahun 2005 silam ini memiliki keunikan tersendiri yakni
pantai yang memiliki hamparan pasir putih yang bersih sehingga dapat menyejukkan ketika mata
memandang, serta dikombinakasikan dengan keunikan rumah-rumah adat tradisional khas
Sumatera Utara, dan fasilitas yang lengkap yang dikonsep dengan sangat baik oleh Jalal yang
merupakan pengelola pantai Cemara Kembar.

Rumah adat tradisional khas Sumatera Utara yang menjadi salah satu ciri khas Pantai
Cemara Kembar, namun juga terdapat beberapa fasilitas lainnya yang menjadi ciri khas pantai
Cemara Kembar seperti bangunan gazebo yang terdapat di pinggiran pantai dan juga yang berada
di dalam hutan mini, jembatan serta hiasan kain berwarna warni yang dapat menambah
keindahan Pantai Cemara Kembar itu sendiri. Hamparan laut yang terbentang luas dan tidak
adanya sampah yang berserakan di sepanjang pantai sehingga sangat cocok untuk para wisata
bersantai menikmati keelokan pantai ini.

Dengan tiket masuk sebesar 40.000.- (empat puluh ribu rupiah) per orang, pengunjung
sudah mendapatkan air mineral dari pihak pengelola Pantai Cemara Kembar, serta gratis biaya
pada beberapa fasilitas yang berada di dalam pantai seperti parkir, toilet, tikar, gazebo, aula,
pondok, dan bebas berfoto di semua lokasi yang ada di Pantai Cemara Kembar. Dan jika para
pengujung berkunjung ke Pantai Cemara Kembar di hari Minggu atau hari libur besar lainnya
pengujung akan mendapatkan tiket gratis untuk bermain di wahana flying fox.

Adanya rumah pohon di Pantai Cemara Kembar yang menambah keunikan dan daya tarik
pengujung, pengelolah Pantai Cemara Kembar juga menanam pepohonan cemara yang tersusun
rapi di pantai ini juga, untuk menambah kesejukan dan mempunyai nilai keindahan tersendiri.
Sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai Cemara Kembar naik ke rumah pohon
untuk berfoto selfi maupun berfoto bersama dan mengabadikan momen keindahan yang
ditawarkan pantai Cemara Kembar.

Dikutip dari Buletin Sergai, Pengelola Pantai Cemara Kembar, Jalaluddin mengatakan
bahwa pihak pengelola terus melakukan pembenahan dan modifikasi baik dari segi sarana
prasarana maupun dari segi pelayanan wisatawan yang datang ke Pantai Cemara Kembar.
“ Untuk memuaskan para wisatawan saat ini, kita menawarkan berbagai fasilitas yang
kita desain dengan berbagai tampilan baru bernuansa adat di Provinsi Sumatera Utara, agar
wisatawan yang datang menjadi lebih tenang, nyaman dan bisa mengabadikan momen
kebersamaannya dengan berfoto selfie maupun berfoto bersama saudara maupun sahabat
mereka,” papar Jalaluddin.

“ Kita juga mempersiapkan beberapa sajian makanan yang terbilang murah dari pantai
lainnya. Itu juga sebagai penarik wisatawan yang datang ke sini. Karena kalau makanan dijual
terlalu mahal maka kebanyakan para tamu wisatawan yang berkunjung ke pantai ini nantinya dan
kebanyakan dari mereka tidak akan mau datang lagi,” tandas Jalaluddin. (Berbagai sumber/KAMI Sergai)

3.999 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *