Minimalisir Bencana Banjir, Pemkab Sergai Gandeng Forum TJSLP

Pengentasan masalah banjir hingga saat ini masih menjadi perhatian dari Pemetrintah Kabupaten Sergang Bedagai (Pemkab Sergai). Ragam upaya pun dilakukan demi meminimalisir bencana banjir yang kerap menjadi bencana rutin setiap tahunnya. Salah satunya dengan menggandeng Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (FTJSLP) untuk bersinergi mengatasi banjir di Kabupaten Sergai.

Bupati Sergai H Darma Wijaya, dibeberapa kesempatan menginformasikan jika Sungai Belutu yang sering meluap dan menjadi langganan banjir setiap musim penghujan, kini sudah dilakukan normalisasi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi banjir. Dengan mekanisme gotong royong antara Pemkab Sergai dan berbagai perusahaan yang ada di Sergai lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) dalam wadah FTJSLP.

Bupati juga menyebut semua ini bisa tercipta berkat jalinan komunikasi dan persuasi yang berlangsung secara baik. Pihaknya bersama tim teknis lapangan dan perwakilan perusahaan langsung turun memantau kondisi Sungai Belutu dan dari situ dapat diambil kesepakatan bersama bagaimana solusi terbaik untuk mengentaskan permasalahan banjir ini.

“Saya rasa yang paling dibutuhkan oleh masyarakat solusi konkrit bagaimana wilayahnya tidak banjir lagi. Untuk itu kami getol menjalin sinergi lintas lini agar dilakukan normalisasi terhadap sungai dengan pertimbangan sendimen sungai sudah menumpuk yang akhirnya mengakibatkan banjir,” katanya beberapa waktu lalu.

Rutin gelar rapat dengan FTJSLP

Untuk terus mamastikan penanganan banjir berjalan dengan baik, Pemkab Sergai rutin menggelar rapat koordinasi dan monitoring bersama TJSLP, tepatnya di Dusun I Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, 18 Juli 2022

Kehadiran perusahaan-perusahaan melalui FTJSLP yang telah menyalurkan  CSR tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam menuntaskan permasalahan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. “ Kini masyarakat tak perlu khawatir, sebab sungai-sungai yang sering meluap kala musim hujan dan membanjiri rumah serta sawah warga, kini telah dinormalisasi. Alhamdulillah bebas dari bencana banjir,” ungkap Bupati.

Bang Wiwik sapaan akrab Bupati juga sempat merasa bingung untuk mencari solusi agar bebas dari banjir. Seperti yang kita ketahui, Sungai Belutu merupakan tanggungjawab dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Medan. Namun, karena yang mendiami di sekitaran sungai adalah masyarakat Sergai sehingga kita buat terobosan/inovasi dengan bergotong royong bersama perusahaan yang ada di Sergai untuk menuntaskan persoalan banjir.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada perusahaan yang berperan serta membatu Pemkab Sergai dalam pengentasan masalah banjir. Tersemat pula rasa bangga dengan kepedulian seluruh perusahaan yang ada di Seregai dalam mendukung inovasinya.

Kemarin, 27 September 2022, Pemkab Sergai bersama FTJSLP dan pimpinan daerah kembali menggelar rapat koordinasi pimpinan daerah yang membahas terkait kelanjutan program normalisasi Sungai Belutu Kecamatan di Sei Rampah.

Bersama Wabup Sergai H Adlin Tambunan, Bupati Sergai H Darma Wijaya menyampaikan jika keikutsertaan perusahaan dalam wadah FTJSLP merupakan wujud kecintaan dan kepedulian terhadap masyarakat Sergai yang nota bene tempat perusahaan tersebut berkepentingan. Semangat yang besar itu diharapkan semakin menular ke perusahaan lainnya guna menjadikan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat kian maju pesat, harap Bupati.

Tak lupa Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tersebut untuk tidak memanfaatkan tanggul secara pribadi yang dibangun dari program normalisasi, karena tanggul tersebut digunakan untuk jalan produksi sehingga lebih berdampak ekonomis.

“kepada seluruh masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Belutu untuk dapat  bekerjasama secara baik dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi sampai membuang sampah ke sungai,” tutup Bupati.

Wabup Adlin Tambunan yang berkesempatan meninjau pengerjaan normalisasi sungaipada 22 September 2022 lalu, menyebut jika hal tersebut bisa terwujud berkat kerja sama antara Pemkab Sergai dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sumatera Utara serta baktif menjalin sinergi dengan pihak swasta lewat Forum TJSLP.

Menurutnya untuk menuntaskan masalah banjir ini, perlu melibatkan banyak pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat, pihak korporasi, maupun stakeholder lainnya, imbuhnya.

Dengan dilakukannya normalisasi sungai ini, Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga, SE, MAP, yang ikut mendamping Wabup mengajak kepada seluruh masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat untuk bersinergi dan bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun ini. Semoga pembangunan yang masih terlaksana ini membawa perubahan yang lebih baik untuk kabupaten kita tercinta.

Dikesempatan serupa koordinator FTJSLP H. Indra Wijaya, saat menghadiri rakor pada bulan Juli lalu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Darma Wijaya karena telah menyatukan kami perusahaan-perusahaan dalam penanggulangan banjir di Tanah Bertuah Negeri Beradat. Ia pun berterima kasih kepada seluruh masyarakat di sekitar desa dilakukan normalisasi karena tanpa ganti rugi dan tujuannya untuk masyarakat juga.

“ Kepada teman-teman perusahaan, kami senang dan bangga dapat berkontribusi dalam normalisasi ini karena dapat membantu para nelayan dan petani. Pekerjaan kita belumlah selesai dan yang akan kita normalisasi itu sekitar 15 km. Oleh karenanya, mari berbuat kebaikan dengan bersama-sama melaksanakan normalisasi sungai ini demi menuntaskan masalah banjir, karena kita di sini mencari nafkah dan wajib kita harus membantu Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat agar terbebas dari banjir,” ujarnya.

Indra juga optimis yang dilakukan ini akan menjadi contoh dan trigger bagi perusahaan lainnya. Sebuah perusahaan itu punya tanggung jawab sosial (CSR) terhadap lingkungan sekitarnya.

Ini akan menjadi semangat baru bagi seluruh perusahaan yang terlibat dalam program normalisasi ini. Ke depannya normalisasi tahap II akan dilakukan sepanjang 8 KM, setelah sebelumnya menyelesaikan sepanjang 7 KM. (Berbagai sumber/KAMI Sergai).

596 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *