Yuk Ke Kampung Kito, Akan ada Festival Layang-layang dan Dangdutan

Hai sobat Komunitas Anak Milenial (KAMI) Serdang Bedagai (Sergai). Ketemu lagi nih dengan artikel yang akan kita suguhkan untuk temen-temen. Pastinya kami harapkan informasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini banyak sekali masyarakat yang menggelar pesta ya, baik pesta pernikahan, khitanan, penabalan nama pesta ungkapan rasa syukur atas rezeki maupun nikmat yang diberikan oleh Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

Dilansir dari Kompasiana.com, Pesta adalah sebuah perayaan yang sifatnya untuk mengungkapkan rasa senang atau bersyukur atas sebuah keberhasilan dan mengungkapkan kebahagiaan. Pesta lebih bersifat sosial dan mengutamakan kebersamaan dan keakraban. Dalam sebuah pesta, terkadang biaya menjadi terabaikan demi tujuan akhir kebahagiaan dan kesenangan. Orang yang melakukan pesta biasanya telah merasa tercapai atau setidaknya terwujud sebuah keinginan yang dicita-citakan.

Namun jika pesta yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh sejumlah masyarakat dengan tujuan bersama pula, tentu orang menyebutnya dengan pesta rakyat. Dalam hal ini pesta rakyat sering juga disebut dengan festival.

Laman Pinhome.id, mencatat bahwa festival menjadi salah satu istilah yang cukup sering kita dengar. Istilah ini pada dasarnya berasal dari Bahasa Latin yakni festa yang kerap kali kemudian dikenal dalam Bahasa Indonesia sebagai suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperingati agenda-agenda tertentu.

Sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam tulisan ini akan berusaha untuk menguraikan tentang pengertian festival dari beberapa tokoh atau ahli.

Festival adalah bentuk pesta rakyat yang dilakukan dalam rangka mengenang kejadian-kejadian yang memiliki nilai sejarah maupun norma sejarah sehingga setiap masyarakat dalam bentuk kelompok sosial tertentu menjalankan rutinitas ini secara konsisten

Menurut W.J.S Purwadarminta, festival adalah pekan atau hari gembira dalam rangka peringatan suatu peristiwa penting dan bersejarah, sehingga arti ini menunjukan bahwa festival adalah pesta rakyat.

Adapun jenis-jenis festival, antara lain;

  1. Fetival Film, Festival ini diselenggarakan dengan menayangkan berbagai adegan-adegan penting yang memiliki nilai-nilai sejarah atau nilai penting lainnya.
  2. Festival Musik, Festival ini seringkali diselenggarakan oleh masyarakat melalui tampilan band-band nasional atau bend indie di daerah-daerah tertentu.
  3. Fetival Seni, Festival ini mislanya diselenggarakan dalam rangka memperingati momentum kesenian daerah dengan adanya festival ini masyarkat juga didorong untuk ikut serta memajukan aneka ragam kesenaian di Indonesia
  4. Fetisval Budaya, Budaya juga menjadi bagian dari jenis festival. Apalagi di Indonesia, festival ini seringkali ditemukan sebagi contoh untuk festival budaya seperti festival bangsai, cap go meh, jamu laut dan lainnya.

 Di Sergai ada Festival Layang-layang dan Festival Dangdut

Berdasarkan informasi  yang diperoleh dari admin, bahwa Kampung Bahari Nusantara melalui Kampong Kito Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin memperebutkan Piala lantamal I Belawan.

Kegiatan tersebut akan dihelat pada tanggal 7-9 Oktober 2022 dengan koordinator kegiatan Kadispotmar Lantamal I, pengarah kegiatan Letkol AD Rojali.

Wah keren ya, kegiatan ini tentu punya maksud dan tujuan pastinya. Jika mimin simpulkan lomba layang-layang ini adalah memberikan wadah penyaluran minat dan bakat dibidang seni dan budaya bagi semua kalangan masyarakat. Kemudian ini juga sebagai upaya dalam melestarikan seni maupun budaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dan yang tak kalah penting adalah digelarnya event ini akan memberikan kontribusi positif dalam promosi pariwisata di Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat khususnya di lokasi wisata kampong Kito Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin.

Gelaran seperti ini akan banyak mendatangkan pengunjung baik dari Sergai maupun luar Sergai yang pastinya akan menumbuhkan perekonomian bagi masyarakat sekitarnya. (Berbagai sumber/KAMI Sergai).

1.361 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *